Categories: METROPOLIS

Hasil Otopsi Temuan Bayi, Mati Karena Lemas

JAYAPURA–November 2025 lalu Warga Kota Jayapura digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Koya Koso, Distrik Muara Tami. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 07.40 WIT.
Usai ditemukan, jenazah bayi tersebut langsung dievakuasi dan dilakukan otopsi oleh Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura guna mengetahui penyebab kematian.

Direktur RS Bhayangkara Jayapura melalui Kepala Instalasi Kamar Jenazah, dr. Ilham A. Hamka, menjelaskan bahwa otopsi dilakukan pada hari yang sama oleh Dokter Spesialis Forensik, dr. Jimmy Sembai, sekitar pukul 22.42 WIT.

“Dari hasil pemeriksaan luar dan dalam, ditemukan sejumlah luka lecet pada bibir atas dan bawah, serta dua luka lecet di rongga mulut bagian kiri. Selain itu terdapat memar pada pipi kiri,” jelas dr. Ilham melalui sambungan telepon, Selasa (27/).

Ia menambahkan, tidak ditemukan patah tulang maupun tanda-tanda trauma di bagian dada dan perut korban. Namun, tim forensik menemukan resapan darah yang cukup luas pada kulit leher bagian dalam, otot-otot leher depan, serta otot di sekitar tulang lidah.

“Temuan tersebut merupakan tanda-tanda kekurangan oksigen atau asfiksia,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil otopsi, bayi tersebut diperkirakan berusia kandungan 40 hingga 42 minggu, lahir dalam kondisi hidup, dan secara medis mampu bertahan hidup di luar kandungan. Adapun penyebab kematian diduga kuat akibat terhalangnya jalan napas.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

54 minutes ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

2 hours ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

3 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

4 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

5 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

6 hours ago