Categories: METROPOLIS

IKM Wajib Diterapkan di Semua Sekolah

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura bersama PGRI melaksanakan upacara apel peringatan Hari PGRI Republik Indonesia di lapangan apel   Kantor Wali Kota Jayapura, Sabtu (25/11).

Kegiatan ini dihadiri oleh ribuan guru dari berbagai jenjang di Kota Jayapura dan juga sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kota Jayapura.

Pejabat Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey yang membacakan sambutan menteri pendidikan,  kebudayaan, riset dan teknologi  Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim berharap, para guru tetap bergerak maju  menerapkan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM)  di sekolah-sekolah.

Read More: Cara meningkatkan engagement TikTok dengan meningkatkan jumlah like, komen, atau share. Tenang saja, ada penyedia jasa beli like TikTok terpercaya. Cara mudah tersebut mungkin bisa menjadi solusi.”

   “Saya yakin  ibu dan bapak guru sebagai nakhoda tidak mau membalikkan lagi arah dari kapal merdeka belajar. Saya optimis semua pendidik di seluruh Indonesia masih akan terus bergerak mewujudkan merdeka belajar. Keyakinan ini tumbuh dari hal-hal yang berhasil kita capai bersama dalam empat tahun terakhir,” kata Dr. Frans Pekey saat membacakan sambutan Menteri Nadiem, Sabtu (25/11).

  Lanjutnya, pada tahun pertama merdeka belajar, kita menghapus ujian nasional dan memberi kepercayaan kepada guru untuk menilai hasil belajar muridnya. Selanjutnya  menerapkan asesmen nasional agar semua fokus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, belajar dan menyenangkan. Lingkungan yang menumbuhkan kemampuan literasi dan numerasi serta karakter murid.

   “Lalu di tahun berikutnya, kita meluncurkan kurikulum merdeka. Jika asesmen nasional mengukur tujuan perubahan, kurikulum merdeka memberikan petunjuk jalan mencapai tujuan itu,” ujarnya.

   Lanjut dia, kurikulum merdeka adalah kurikulum yang ditunggu-tunggu para guru, karena tidak hanya meringankan beban murid berkat pengurangan pada jumlah materi dan penekanan pada pemahaman yang mendalam, tetapi juga memerdekakan guru untuk mengolah kreativitasnya berinovasi dalam mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan sesuai kebutuhan murid.

    Kemudian ruang untuk belajar dan berbagi di antara sesama guru juga kini semakin luas,  dengan adanya platform merdeka mengajar. Jutaan guru di seluruh indonesia sekarang saling terhubung, saling belajar, dan menginspirasi satu sama lain  menerapkan kurikulum merdeka. (roy/tri)

Tegar Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago