

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat ikut panen telur ayam di Kampung Waena, Rabu (25/6). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Dalam rangka mendukung ketahanan pangan, Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) Kampung Waena Distrik Heram pada tahun 2024 hingga saat ini fokus mendukung program pengembangan budidaya ayam petelur.
Kepala Kampung Waena, Dominggus Modouw mengatakan budidaya ayam petelur ini menjadi salah satu solusi strategis untuk meningkatkan ketersediaan pangan, khususnya telur ayam lokal.
“Dari kebijakan kampung, program ketahanan pangan akan dialokasikan untuk budidaya ayam petelur, saat ini ada 500 ekor lebih yang kita jalankan saat ini,” ujar Dominggus Modouw di sela Turkam Wali kota, Rabu (25/6).
Dominggus Modouw mengakui ada rencana pengembangan ternak Ayam Petelur. “Kita rencanakan untuk penambahan jadi 2000 ekor. Saat ini dari 500 ekor setiap hari bisa mendapatkan 15 rak telur dengan harga jual Rp 75 ribu-Rp 80 ribu/rak,” ungkapnya.
Kata Dominggus Modouw usaha Ayam Petelur ini berjalan sejak tahun 2024 hingga saat ini dan dikelola langsung oleh Bumdes Kampung Waena. “Kita dari pemerintah kampung hanya suport dana, namun saat ini dengan usaha Ayam Petelur ini ada pemasukan dari Bumkam ke kami sebanyak 15 Juta tiap bulan,” tuturnya.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…