

Seorang Warga Kampung Skouw Yambe, saat menyampaikan keluh kesah dalam tatap muka dengan Walikota di Kampung Skouw Yambe, Senin (26/5). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Seorang Warga Kampung Skouw Yambe, Tresia Ramela minta Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo untuk menertibkan peredaran Miras Lokal (Milo) yang cukup membuat resah masyarakat di daerah tersebut.
Dalam tatap muka dengan Walikota, Tresia Ramela sangat menyayangkan, karena mengkonsumsi miras, hari minggu sekalipun masih ada yang mabuk-mabuk.
“Saya minta bapa Walikota tolong tertibkan, termasuk pohon kelapa yang “berbuah” jerigen di kampung ini, karena barang itu juga jadi salah satu penyebabnya,” ungkapnya dalam tatap muka dengan Walikota di Kampung Skouw Yambe, Senin (26/5).
Pasalnya, salah satu sumber Milo di kampung tersebut, dari pucuk bunga kelapa yang diolah secara tradisional dan menjadi minuman keras atau yang sering disebut Miras Lokal atau Milo.
Menanggapi hal ini, Abisai Rollo menyampaikan akan menertibkan jerigen – jerigen yang bergelantunggan di atas pohon kelapa yang menjadi salah satu pemicu maraknya orang mabuk di wilayah tersebut.
“Nanti saya cek dari ujung ke ujung kampung, kalau ada jerigen langsung kita turunkan,” jawab Abisai atas keluhan masyarakat ini.
“Selain sebagai Walikota, saya juga sebagai Ondoafi di kampung ini, saya punya tanggung jawab besar agar masyarakat bisa hidup tenang jauh dari miras dan yang lainnya,” lanjutnya.
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…