Abisai juga merencanakan, akan bangun siskamling untuk mengawasi orang mabuk di setiap kampung-kampung. “Bersama TNI-Polri, nanti kita bangun siskamling di tiga kampung ini, kalau masih ada yang mabuk-mabuk tertibkan, kalau bisa laporkan saja, biar TNI-Polri yang amankan,” tegasnya.
Walikota juga meminta semua masyarakat Skouw untuk perlu ada kesadaran dari diri masing-masing, sebagai anak adat harus bisa menjaga perilaku agar tidak terjerumus dalam hal-hal yang negatif.
Abisai mengingatkan, bahwa efek miras itu sangat beragam, mulai dari efek jangka pendek seperti mabuk, hingga efek jangka panjang yang dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh dan gangguan mental.
Selain itu, miras juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kejahatan, serta menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan. “Saya ingatkan, miras itu bisa merusak masa depan anak-anak kita di kampung-kampung, jika hal ini tidak kita (warga) jaga, pasti akan memberikan efek negatif yang sangat buruk, untuk itu perlu adanya kesadaran dari dari setiap orang,” ungkapnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…
Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…
Pertempuran memperebutkan takhta juara melawan Persipuncak Puncak Cartenz berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim…
Pelatih kepala Persipura, Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi bagi pemain yang disebut-sebut sebagai masa depan…
Pendekatan strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif maupun lahan…