Categories: METROPOLIS

Perangi DBD Dinkes Minta Kolaborasi Semua Pihak

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Kesehatan Kota Jayapura meminta   kolaborasi masyarakat di Kota Jayapura untuk membantu pemerintah dalam hal penanganan demam berdarah dengue atau DBD.

   “Sebenarnya itu yang paling efektif, kolaborasi dan harus peduli, karena kalau tidak nyamuk banyak. Kan nyamuk itu bisa berkembang dan gigit orang yang ada demam berdarahnya ditularkan ke orang lain,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, Sabtu (25/5).

   Dia mengatakan, tahun ini secara khusus untuk anggaran penanganan DBD tidak dianggarkan,  Karena untuk penanganan DBD ini yang paling efektif itu adalah pemberantasan sarang nyamuknya.

   “Yang paling efektif itu adalah keluarga harus memiliki orang yang bisa mengamati ada jentik nyamuk apa tidak, kalau ada jentik nyamuk taburi abate, atau 3M plus itu dilakukan,”ujarnya.

   Selain itu, sebenarnya Dinas Kesehatan Kota Jayapura itu juga telah melatih kader sebanyak 3 orang dari masing-masing 14 Puskesmas yang ada di Kota Jayapura untuk melakukan fogging. Hanya saja, memang sejauh ini peralatan untuk fogging ini masih sangat terbatas, namun pihaknya terus berupaya untuk terus menjangkau seluruh daerah yang ada di Kota Jayapura.

   “Tapi tidak mungkin kami harus turun seluruh wilayah yang begitu luas. Makanya kami buat komitmen dengan pertemuan lintas sektor sudah ada yang pernah dilakukan di bulan April awal, sehingga kasus kita di April itu cuman satu dilaporkan, mudah-mudahan ini benar-benar berhenti,” ujarnya.

   Dia mengakui untuk DBD ini memang yang sedikit mencuat hingga memakan korban pada Januari Februari hingga Maret. Setidaknya pada periode bulan tersebut ada dua kasus warga meninggal akibat DBD. Karena itu, pentingnya kerjasama dan kolaborasi ini supaya masyarakat juga terlibat aktif untuk memberantas sarang-sarang nyamuk dimulai dari tempat tinggalnya sendiri.

  “Ketika ada kasus meninggal masyarakat pasti tidak mau ada kasus meninggal, gara-gara demam berdarah. Itu sebabnya, semangat itu jangan kendor dan abate juga sudah diberikan kalau memang sudah habis minta di puskesmas,”tambahnya. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

3 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

3 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

3 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

3 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

3 days ago