Categories: METROPOLIS

Perketat Pengawasan Media Pembawa Hama

JAYAPURA – Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BBKHIT) Provinsi Papua berkomitmen, terus memperketat pengawasan Media Pembawa Hama Penyakit Ikan Karantina (MP HPIK) dan Media Pembawa Organisme Penggangu Tanaman Karantina (MP OPTK) melalui Jalur pelabuhan maupun bandara.

Langkah ini diambil BBKHIT Papua ke depan untuk mencegah pengangkutan bahan komoditas baik pertanian maupun perikanan secara ilegal, serta memastikan bahan pangan yang masuk ke wilayah Papua dari daerah lain aman dari hama penyakit.

Hal ini disampaikan oleh Ketua tim kerja (Katimja) BBKHIT Papua, Drh. Nyoman Alit kepada Cenderawasih Pos dalam keterangannya tertulisnya, Sabtu (24/2).

Ia mengatakan, sejak awal Januari 2025 lalu, BBKHIT Papua melakukan pengawasan bagi setiap dokumen bawaan baik hewan maupun sejenisnya yang dapat membawa hama penyakit ke Papua. Konsep ini pihaknya kembali menerapkan di tahun ini (2026).

“Kami akan terus melakukan pengawasan baik pelabuhan laut maupun bandara. Bagi setiap penumpang kapal pelni tidak melengkapi dokumen bawaan, maka pihak karantina akan dilakukan penolakkan dan apabila hasil uji lab ditemukan ada penyakit, langsung kita musnahkan,” ujarnya.

Ungkapnya pengawasan dari Balai Karantina terutama di pelabuhan, bandara hingga perbatasan negara (PNG) dilakukan 24 jam, apalagi saat kapal Pelni masuk ke pelabuhan.

Adapun penegasan diambil pihak karantina berdasarkan undang nomor 21 tahun 2019, tentang karantina hewan, Ikan, dan Tumbuhan serta peraturan karantina lainnya, sala satu diantaranya, penahanan jika tidak dokumen yang kemudian diberikan tegang waktu selama tiga (3) hari untuk kelengkapan dokumen.

Untuk itu, Nyoman Alit meminta kepada masyarakat untuk setiap barang bawaan, hewan, ikan, atau komoditi lainnya agar menyelesaikan dokumen daerah pengeluar sehingga ketika sampai di Papua hanya mengecek ketersesuaian dokumen.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

9 hours ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

10 hours ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

11 hours ago

Perbaikan Fasilitas Layanan Hingga BPJS Jadi Langkah Prioritas

Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…

12 hours ago

Sebagian Ditampung Kerabat, Seorang Janda Tiga Anak Masih Bingung Cari Tempat

Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…

13 hours ago

RKPD TA 2027 Jayawijaya Mengacu Enam Prioritas Kebijakan Pemerintah

Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…

14 hours ago