Selain penguatan pengawasan selama, kinerja Karantina Papua sepanjang Januari–Desember 2025 mencerminkan tingginya intensitas layanan karantina di wilayah tersebut. Selama periode itu, tercatat 15.022 Dokumen masuk (Domas) dan Dokumen keluar (Dokel) yang terferifikasi.
Secara detail jumlah tersebut berasal dari; Bandara Sentani sebanyak (9,688) dokumen, Pelabuhan seluruh Papua (3016) dokumen, perbatasan Skow (68) dokumen, Biak (1.532) dokumen, dan Serui (718) dokumen.
“Secara keseluruhan, total layanan sertifikasi dan dokumentasi Karantina Papua hingga Desember 2025 mencapai 15.022 layanan,” ungkapnya.
Ini menunjukkan peran strategis karantina dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan keamanan dan pengawasan Media Pembawa Hama Penyakit Ikan Karantina dan Media Pembawa Organisme Penggangu Tanaman Karantina melalui Jalur pelabuhan mapun bandara. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…