

Raymond Mandibondibo (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jayapura, Raymond Mandibondibo mengatakan, perpindahan penduduk di Kota Jayapura baik keluar maupun masuk sangat bergantung pada kondisi daerah.
Misalnya pada saat ada penerimaan CPNS, biasanya banyak masyarakat yang melakukan pindah masuk, kemudian apabila penerimaan CPNS dilakukan di daerah lain, banyak juga warga yang melakukan pengajuan pindah domisili ke daerah yang dimaksud.
“Penduduk di Kota Jayapura di musim-musim tertentu pergerakannya kadang naik, kadang turun, sesuai musim. Contohnya pada saat pendaftaran CPNS di daerah lain warga yang tercatat sebagai warga Kota Jayapura memilih untuk pindah domisili di daerah di mana ada pembukaan tes CPNS. Kemudian ada yang gagal lalu kembali ke Kota Jayapura,” kata Raymond Mandibondibo, Rabu (25/9).
Page: 1 2
Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…
Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…