Kepala Dinas PUPR PKP Kota Jayapura Nofdi J. Rampi saat memperlihatkan lahan TPU Kristen Buper Waena. (FOTO: Priyadi/Cepos)
TPU Kristen Tanah Hitam Tutup 31 Maret Pindah ke Buper 1 April 2023
JAYAPURA-Menjelang dibukanya operasional TPU Kristen Buper Waena pada 1 April 2023, Dinas PUPR PKP Kota Jayapura terus melakukan sosialiasi kepada masyarakat. Dimana per tanggal 31 Maret 2023 TPU Kristen Abepura, Tanah Hitam, sudah tidak digunakan lagi untuk melakukan pemakaman, namun hanya untuk ziarah saja.
“Kita terus lakukan sosialiasi ke media dan lainnya bahwa per 1 April lahan TPU Kristen Buper Waena sudah digunakan untuk pemakaman Kristen, dan di TPU Kristen Tanah Hitam Abepura per 31 Maret 2023 kami akan tutup, dan hanya difungsikan untuk ziarah saja, jadi dengan adanya informasi ini masyarakat harus tahu di jauh- jauh hari, ” kata Kepala Dinas PUPR PKP Kota Jayapura Nofdi J Rampi, baru baru ini.
Nofdi mengakui, sebelum dioperasionalkan nantinya rencana akan dilakukan baca doa terlebih dahulu sehingga kedepannya TPU Kristen Buper Waena tetap bisa digunakan secara lancar, dan aman tidak ada kendala apapun.
Dijelaskan, operasional TPU Kristen Buper Waena tetap dikenakan retribusi seperti biasanya, karena memakai aturan lama seperti di TPU Muslim. Pasalnya, ini hanya pindah lokasi saja bukan berarti merubah retribusi. Dimana untuk retribusi dewasa dikenakan Rp 1 juta, anak-anak Rp 750 ribu dan penggalian Rp 1 juta, dan batu nisan disiapkan oleh keluarga atau kalau mau buat seragam bisa disiapkan di sana tentu dengan biaya lain lagi seperti di muslim.
‘’Untuk TPU Kristen Buper Waena pengaturan tidak sama dengan di TPU Kristen Abepura karena nanti langsung diatur pemerintah tidak boleh menambah bangunan sendiri sama dengan TPU Muslim, harus satu bentuk sesuai Perda yang ada dan luas TPU Kristen sekira 4.5 hektar dan diperkirakan bisa digunakan sampai 10 tahun kedepan,’’jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Jayapura, Giovano Pattiwae menyampaikan pihaknya akan mendorong pelaksanaan TPU Kristen untuk segera dioperasionalkan.
Salah satu yang akan mereka dorong untuk operasional TPU Kristen ini adalah berkaitan dengan biaya operasional. Dimana menurut dia operasional TPU Kristen harus betul betul meringankan beban masyarakat.
“Kita akan koordinasi dengan Dinas PU Kota Jayapura, terkait biaya operasional, artinya jangan sampai memberatkan kepada masyarakat. Hal ini perlu untuk kita bahas secara bersama, tetapi terlepas daripada itu kami Komisi B sangat mendukung jika TPU kristen ini mulai dioperasikan bulan April ini,” kata Geovano sabtu (25/3).
Ia juga meminta kepada Dinas PU agar penataan TPU kristen di Buper ini, harus betul betul tertata dengan baik. Oleh sebab itu sangat diharapkan agar pengelolahannya terarah. “Kita harus belajar dari TPU kristen yang ada di Tanah Hitam, sehingga TPU yang di Buper Waena ini sangat diharapkan tertata rapi. Untuk itu perlu adanya ketegasan dari PU sebagai pengelola,” tandasnya.
Soal akses jalan masuk, KPU Kota, juga harus segera memikirkan hal ini, sehingga tidak ada kendala bagi masyarakat. “Pada prinsipnya kami akan mendorong agar TPU Kritsen di Buper ini bisa dioperasikan dengan baik, tanpa adanya persoalan yang nantinya berujung seperti TPU Kristen Tanah Hitam kelihatannya sangat semrawut,” tegasnya. (dil/rel)
Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…
Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Selatan…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap…
Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…
Menurut Alberth, pemasangan CCTV tidak hanya dibutuhkan di kawasan Ring Road, tetapi juga di seluruh…
Proses serah terima hingga pemakaman difasilitasi oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayapura. Rangkaian kegiatan…