dr. Benedicta Herlina Rahagiar (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Musim kemarau yang disertai kekeringan menyebabkan sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan polusi udara yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.
Kadisnkes Benedicta Rahagiar mengatakan, masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak kebakaran sebaiknya tidak terlalu dekat dengan lokasi kebakaran. Warga juga dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.
“Kalau bisa masyarakat melindungi diri dengan menggunakan masker. Apabila merasa sesak atau mengalami gangguan pernapasan, segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat atau memeriksakan diri,” kata Benedicta Rahagiar ditemui di ruang kerjanya di Pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan di Salor, Kurik-Merauke, Selasa (1/9).
Page: 1 2
Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…
Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…
Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…
Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…