Hal lain yang dinilai kehadiran Mafud MD sangat tepat, karena Mafud MD, satu satunya Menteri Kabinet Indonesia maju yang menggagas UU No. 2 tahun 2021 tentang perubahan ke 2 (dua) UU No. 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.
“Pemerkaran DOB tidak terlepas dari pemikiran besar serta keseriusan Prof. Dr. Mafud MD sehingga dengan kehadiran Ganjar-Mafud menjadi spesial bagi orang Papua dan rakyat di tanah ini,” kata BTM.
Sebab yang dipilih bukan hanya Presiden dan Wakil Presiden tetapi pilihan masyarakat Papua akan menggambarkan jati diri orang Papua itu sendri.
“Kami melihat kehadiran Prof. Dr. Mafud MD dalam konstelasi Pilpres 2024 sebagai Calon Wakil Presiden, memberi harapan bagi Papua dalam menjamin perlindungan dan kepastian hukum serta menjamin pemanfaatan dan penggunaan dana Otonomi Khusus agar tidak disalahgunakan atau diselewengkan,” kata BTM.
Untuk itu mereka mengajak semua komponen rakyat Papua untuk ikut berpartisipasi mensukseskan pemilu serentak khususnya pemilihan presiden dan wakil presiden pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang. (rel/wen)
Page: 1 2
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…
Plt Kepala Bandara Mopah Merauke Blasius Basa, S.Sos, MM, kepada wartawan mengungkapkan, penggunaan portal parkir…
Menurut Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Papua Dr. Elia Waromi, S.Pd., M.Pd, data guru…
Almarhumah sendiri telah divonis bersalah dan saat sedang menjalani pidananya tersebut meninggal dunia karena sakit.…
Selain memiliki posisi strategis, wilayah perbatasan Papua juga menyimpan keanekaragaman kekayaan, baik sumber daya alam,…
Plt Sekda Jayawijaya Petrus Mahuse, AP, M.Si menyatakan, pemerintah sangat bersyukur kepada Tuhan karena sejak…