

Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni saat berbincang dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Iman Djuniawal, Senin (21/7). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni memberi penekanan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan. Ini berkaitan dengan potensi kelautan dan perikanan di Papua sangat besar dan harus dikelola secara optimal untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Untuk itu, sambungnya, diperlukan terobosan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan dinas teknis. Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah lama bertugas cenderung kehilangan semangat berinovasi.
“Untuk itu perlunya studi banding, baik secara langsung maupun virtual. Dengan begitu, ada wawasan baru dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan, baik di sektor perikanan tangkap maupun budidaya,” ujarnya.
Kata Fatoni, alam Papua yang subur merupakan keunggulan tersendiri. Hampir di seluruh wilayah, masyarakat bisa membangun kolam untuk budidaya ikan. Namun, menurutnya, tanpa inovasi dan inisiatif berkelanjutan, potensi ini akan sia-sia.
Jika ada daerah yang memiliki potensi besar di sektor perikanan, maka sudah saatnya didorong untuk membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “BUMD bisa menjalankan fungsi bisnis sekaligus pelayanan, yang hasilnya bisa kembali mendongkrak PAD,” ucapnya.
Page: 1 2
Persiapan tersebut dilakukan sejak dini guna mengantisipasi meningkatnya permintaan masyarakat. Beberapa ritel yang telah menyiapkan…
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari mengatakan stok beras yang dikelola…
Menurutnya, setiap hotel secara rutin menyampaikan laporan okupansi harian. Abdul Rajab menilai, menurunnya tingkat hunian…
Ia menjelaskan, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Papua tahun 2025 atas dasar harga berlaku…
Kepala Seksi Layanan dan Kepesertaan TASPEN Kantor Cabang Jayapura, Chafrianty Badoa menjelaskan bahwa sebelum melakukan…
Di tingkat nasional, pemerataan layanan bedah jantung masih menjadi tantangan. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa…