

Adriana Carolina (FOTO:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat perekonomian Papua sepanjang 2025 tumbuh sebesar 3,97 persen. Capaian ini mengalami perlambatan dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yang mencapai 4,11 persen.
Kepala BPS Papua, Adriana Helena Carolina, menyampaikan data tersebut dalam Rilis Berita Resmi Statistik, Jumat (6/2).
Ia menjelaskan, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Papua tahun 2025 atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp 90,51 triliun, dengan PDRB per kapita mencapai Rp 84,31 juta.
“Pada triwulan IV 2025, ekonomi Papua tumbuh sebesar 4,20 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) dan 2,88 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter to quarter/q-to-q),” ujarnya.
Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi Papua pada 2025 terutama didorong oleh sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib. Sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan.
Sepanjang tahun 2025, hampir seluruh lapangan usaha mencatatkan pertumbuhan positif, kecuali sektor konstruksi yang mengalami kontraksi tipis. Meski demikian, struktur ekonomi Papua masih didominasi oleh sektor konstruksi, disusul sektor perdagangan serta pertanian, kehutanan, dan perikanan.
Page: 1 2
Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, mengatakan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) tentang Pertanggungjawaban…
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry, mengatakan TPAKD bukan sekadar…
Pandangan umum Fraksi Golkar yang dibacakan Yermias Y.Y. Wouw, menyoroti nilai aset daerah Papua…
Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi pada Sabtu, 15…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura tetap memberikan perhatian terhadap keberadaan…
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pengendara sepeda motor bernomor polisi PA…