Infrastruktur pendidikan yang layak itu bagi Abisai sangat berpengaruh terhadap semangat dan minta anak-anak sekolah. “Kalau sekolahnya bagus tidak bocor saat hujan pasti anak-anak betah, tapi model seperti ini tentu anak-anak juga tdak nyaman, maka dari itu saya pastikan dalam waktu dekat kita ganti atap sekolah ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah, Melisa Iriani menjelaskan, bukan hanya atap saja, jendela juga sudah tidak bisa dibuka karena berkarat. “Seng/atap dan plafon 8 ruangan ini jebol semua, jadi kalau hujan terpaksa kita belajar di teras sekolah,” tuturnya.
Menurut Melisa, kondisi ini sudah berlangsung lama, bahkan dirinya sudah mengusulkan ke Dinas Pendidikan, namun hingga saat ini belum ada jawaban. “Kami berharap kepada Wali sebagai anak Skouw dan juga alumni sekolah ini untuk bantu perbaiki sekolah ini agar kami tidak lagi perlu belajar di teras saat hujan,” harapnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Christian menyinggung masih terjadinya gangguan keamanan yang berdampak pada fasilitas transportasi di sejumlah wilayah…
Barto mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, khusus bagi pelajar, menurutnya…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom menggelar kegiatan pasar murah bertajuk Gerakan Pangan Murah. Program ini dilaksanakan…
Pemerintah Kabupaten Keerom menerima hibah enam unit perangkat internet satelit Starlink beserta peralatan pendukungnya dari…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pembangunan sektor transportasi menjadi salah satu bagian penting dalam…
Gubernur Papua dalam sambutan yang dibacakan Pj Sekda Papua Christian Sohilait mengatakan, pemberian TPP…