

Keluarga korban dengan cara dibakar di Hotel Rafa Kotaraja, saat mengelar jumpa pers di Pantai Holtekamp, Jumat (20/3) pekan kemarin. (foto:Jimi/Cepos)
Keluarga Korban Tuding Pelaku Merencanakan Pembunuhan
JAYAPURA – Kasus tindak pidana kekerasan dengan cara dibakar mengunakan bensin yang terjadi di Hotel Rafa Kotaraja pada (8 Maret 2026) lalu berbuntut panjang. Dimana pihak keluarga dari korban, Yoram Alimdam (34) menuntut aparat penegak hukum tangkap dalang di balik aksi itu.
Dalam Konferensi Pers pada, Jumat (20/3) malam, penanggung jawab penanganan kasus, Elvis Yosua Trukna dan Yotam Mimin mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap VT yang diduga kuat otak dari aksi kekerasan yang berujung Yoram Alimdam meninggal dunia.
“Kami keluarga dari almarhum (Yoram Alimdam) mendesak aparat kepolisian untuk menangkap VT yang kita duga kuat aktor di balik aksi itu. Dia (VT) sekarang sementara di Biak mencoba melarikan diri,” ungkap Elvis Yosua dengan tegas di Pantai Holltekamp, Jumat (20/3).
Elvis menegaskan apabila VT tidak segera melakukan klarifikasi dan tidak memenuhi panggilan kepolisian, maka dengan terpaksa pihaknya mengambil langkah tegas.
Sebutnya, VT diduga kuat otak di balik aksi berujung kematian itu. Hal ini dicurigai, karena sebelum kejadian VT dan YJ (31) pelaku pembakaran sempat baku kontak melalui telepon seluler, seperti yang terlihat pada rekaman CCTV di Okme Cafe dan Bilyard pantai Holltekamp.
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…