Categories: METROPOLIS

Aktifitas Pedagang Pinggir Jalan Otonom Munculkan Sampah

JAYAPURA-Aktifitas para pedagang yagn berjualang di pinggir ruas jalan Otonom, tepatnya di depan lapangan tembak Kotaraja diduga menjadi pemicu, banyaknya sampah yang berserakan di pinggir ruas jalan ini. Kondisi ini tentunya menganggu pemandangan bagi para pengguna jalan, apalagi kalau sampai menimbulkan bau tidak sedap.

  Dari pantauan Cenderawasih Pos, kondisi di bahu jalan yang penuh sampah berserakan, umumnya disebabkan oleh kebiasaan para pedagang yang tidak membuang sampah pada tempatnya. Terlebih lagi sampah makanan mentah yang mudah membusuk, bercampur dengan sampah lainnya, seperti bungkus plastik atau kertas. Sepanjang bahu jalan dan selokan di tempat itu dipenuhi sampah organik hingga pelastik terhambur.

   Yuliana (45) salah seorang pedagang buah rambutan di  pinggir jalan itu mengaku bahwa sampah tersebut bersumber dari para pedagang yang jualan di sepanjang jalan itu. “Itu bekasan dari jualan para pedagang di sini kemungkinan, tetapi biasanya ada petugas yang tiap pagi bersih-bersih disini,” jelas Yuliana kepada Cenderawasih Pos.

  Hingga saat ini Pemerintah Kota Jayapura belum memberikan solusi untuk para pedagang yang masih berjualan di pinggir jualan utama,untuk bisa kembali ke dalam Pasar Induk Youtefa dan Otonom. Keluhanpun terus muncul dari para pedagang, baik yang berjualan  di dalam kedua pasar tersebut pasar maupun yang di luar pasar atau di pinggiran jalan.

   Menanggapi itu Anggota Komisi IV anggota dewan perwakilan rakyat provinsi (DPRP) Papua, Albert Merauje mengatakan bahwa seharusnya Pemerintah Provinsi Papua, dalam hal ini Dinas PUPR juga mengecek terkait dengan kondisi jalan tersebut, sehingga tidak disalahgunakan oleh masyarakat.

  “Itukan kalau tidak salah dulu jalan itu dikerjakan oleh Pemprov Papua, seharusnya mereka juga cek terkait dengan penyalahgunaan jalan tersebut oleh para pedagang,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (24/2) siang.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

14 minutes ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

1 hour ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

2 hours ago

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

3 hours ago

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

4 hours ago

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

5 hours ago