Ia juga mengingatkan bahwa dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar 30 persen yang dialokasikan untuk sektor kesehatan seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kondisi fasilitas rumah sakit.
“Kita punya dana Otsus 30 persen untuk kesehatan. Pemerintah harus melihat ini dengan serius, karena RSUD Jayapura adalah rumah sakit rujukan utama di Papua,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi V DPRP, Dina Rumbiak, juga menegaskan bahwa perhatian terhadap RSUD Jayapura tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, tetapi juga pemerintah pusat. Menurutnya, RSUD Jayapura menjadi satu-satunya rumah sakit dengan fasilitas terlengkap yang mampu melayani seluruh masyarakat di Tanah Papua, termasuk dari provinsi tetangga.
“RSUD Jayapura tidak hanya melayani masyarakat di Provinsi Papua, tetapi juga dari Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, bahkan Papua Barat Daya. Jadi, pemerintah pusat dan daerah di luar Papua juga harus ikut membantu,” tegas Dina. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…