Obet menambahkan, sampai saat ini Pemkab Sarmi belum memiliki tempat khusus untuk penampungan hewan yang ditangkap. Kondisi ini membuat penanganan di lapangan tidak maksimal. “Kalau kita mau lakukan dengan benar-benar, butuh anggaran besar. Itu sudah saya laporkan juga ke dewan. Karena operasional di lapangan memang tidak sedikit,” katanya.
Meski begitu, pihaknya tetap melakukan evaluasi untuk menemukan pola terbaik dalam menertibkan ternak. Ia menilai perlu adanya sinergitas antara Satpol PP, masyarakat, dan instansi terkait agar aturan bisa berjalan lebih efektif.
“Kedepan kalau ada bantuan untuk peternak, harus diwajibkan punya kandang. Jangan lagi dibiarkan ternaknya lepas sembarangan. Itu demi kenyamanan bersama,” tegasnya.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid. Ia…
“Kita berkumpul pada sore hari ini untuk lebih mendekatkan diri dan saling mengenal. Ada beberapa…
Pihaknya berkeinginan menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam penegakan hukum tetapi juga dalam kegiatan…
“Allah SWT telah mewanti-wanti kita dalam Quran Surat An-Nahl ayat 92, jangan sampai kita seperti…
Safari Ramadhan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, yang hadir bersama unsur Forum…
Kabag Ops Polresta Jayapura Kota, Kompol I Nengah S. Gapar, mengatakan patroli rutin terus ditingkatkan,…