Obet menambahkan, sampai saat ini Pemkab Sarmi belum memiliki tempat khusus untuk penampungan hewan yang ditangkap. Kondisi ini membuat penanganan di lapangan tidak maksimal. “Kalau kita mau lakukan dengan benar-benar, butuh anggaran besar. Itu sudah saya laporkan juga ke dewan. Karena operasional di lapangan memang tidak sedikit,” katanya.
Meski begitu, pihaknya tetap melakukan evaluasi untuk menemukan pola terbaik dalam menertibkan ternak. Ia menilai perlu adanya sinergitas antara Satpol PP, masyarakat, dan instansi terkait agar aturan bisa berjalan lebih efektif.
“Kedepan kalau ada bantuan untuk peternak, harus diwajibkan punya kandang. Jangan lagi dibiarkan ternaknya lepas sembarangan. Itu demi kenyamanan bersama,” tegasnya.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Karena itu, mereka memutuskan untuk membuat hutan sendiri. Tahun 2000 menjadi titik awal perjalanan. Bermodalkan…
Bagaimana tidak, dalam keadaan mabuk ia menggunakan pisau berupaya menikam seorang pemuda berinisial DP yang…
Mereka menuntut agar tahanan dari kelompok Dang yang sebelumnya ditangkap oleh aparat keamanan segera dibebaskan…
Menurutnya, posisi strategis Papua yang kaya akan keindahan alam, budaya, dan destinasi wisata kelas dunia…
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.15 WIT dan langsung melakukan pemeriksaan serta olah TKP.…
Rustan menjelaskan, dukungan dana dari Pemkot Jayapura tidak selalu harus sama dengan nominal yang diajukan…