

Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni saat melakukan sidak di beberapa titik di Kota Jayapura, Jumat (22/8). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan sidak di tiga titik di Kota Jayapura, Jumat (22/8). Sidak ini untuk memastikan ketersediaan barang dan harga di pasaran. Tiga lokasi yang dikunjungi gubernur dan rombongan yaitu Gudang Bulog, Ritel Saga Entrop, dan Gudang PT Irian Jaya Sehat.
Agus Fatoni mengatakan, sidak tersebut untuk memastikan stok dan harga beras yang ada di Papua. “Ini sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri agar kami kepala daerah bisa memantau langsung kondisi harga beras dan juga stok barang lainnya yang ada di daerah masing-masing,” katanya, kepada wartawan.
Sambungnya, dari tiga tempat yang dikunjungi. Untuk Gudang Bulog, ia mendapatkan laporan bahwa tersedia sebanyak 10 ribu ton beras. Stok beras ini posisinya bukan hanya berada di Jayapura, namun juga ada di Kabupaten Biak dan Kabupaten Yapen.
“Dari sisi ketersediaan stok yang ada di Bulog, masih cukup untuk empat bulan ke depan. Sebab, masih ada distribusi yang sementara masuk secara reguler ke Papua,” terangnya.
Fatoni juga mengaku jika pihaknya sudah mengecek harga di ritel yang ada di beberapa minimarket. Dari pantauan harga di lapangan, harga barang masih stabil. Namun di beberapa tempat mengalami kenaikan misalkan Rp 2.000 hingga Rp 3.000.
Page: 1 2
Menanggapi aspirasi para petani, Menteri Pertanian langsung menghubungi pihak Pertamina untuk mencari solusi atas keterbatasan…
Di kota ini, angkutan umum khususnya angkot atau taksi lokal bukan sekadar sarana mobilisasi, melainkan…
Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere, S,IP, M.KP meminta Wamendagri Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan…
Ketua Komisi IV DPR Papua Pegunungan, Terius Wakur meminta Gubernur Papua Pegunungan segera memberikan teguran…
Mediasi mempertemukan Buang Mahuze yang mengaku sebagai pewaris hak ulayat atas tanah tersebut dengan Kepala…
Serah terima tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung penguatan birokrasi di provinsi termuda…