Categories: SENTANI

Dinkes Jayapura Bentuk Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa

SENTANI – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura membentuk Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) sebagai upaya memperkuat penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah setempat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Lilian Suebu, menyampaikan bahwa komitmen pemerintah untuk mewujudkan kota sehat tidak hanya fokus pada penyakit menular seperti TBC, malaria, dan HIV, tetapi juga pada kesehatan jiwa.

“Masalah ODGJ tidak bisa ditangani hanya oleh Dinas Kesehatan. Butuh sinergi, koordinasi, dan kolaborasi dari semua pihak agar kasus bisa ditangani dengan baik,” ujarnya saat sosialisasi pembentukan TPKJM, berlangsung di Hotel Horex Sentani, Kamis (21/8)

Menurut data, jumlah ODGJ berat di Kabupaten Jayapura meningkat dari 290 kasus pada 2024 menjadi 323 kasus pada 2025. Kasus terbanyak tercatat di Puskesmas Sentani dengan 70 penderita. Lilian menekankan, peningkatan ini menjadi alarm penting agar semua pihak mengambil peran.

Ia mencontohkan, Satpol PP memiliki peran dalam penertiban ODGJ terlantar, Dinas Sosial memberi dukungan rehabilitasi, sementara Diskominfo bisa menyebarkan informasi edukasi kepada masyarakat. “Kalau ingin mencanangkan kota sehat, maka ODGJ tidak boleh lagi dibiarkan berkeliaran di jalan,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

4 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

5 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

7 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

8 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

9 hours ago

Memiliki Kesamaan Budaya Sepak Bola, Bek Persipura Sebut Papua Mirip Brasil

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…

10 hours ago