Lilian menjelaskan, banyak kasus ODGJ terjadi karena pasien tidak mendapatkan pengobatan rutin atau kurang dukungan keluarga, sehingga mereka kambuh dan akhirnya hidup di jalanan.
Selain pembentukan tim, Dinkes Jayapura bersama Puskesmas juga telah melakukan skrining kesehatan jiwa di sekolah-sekolah, pendataan ODGJ dari rumah ke rumah, hingga bekerja sama dengan kepolisian untuk menangani kasus bunuh diri yang kerap menimpa anak-anak akibat depresi.
Dengan adanya TPKJM, pemerintah berharap penanganan kesehatan jiwa di Kabupaten Jayapura bisa lebih terarah, data selalu terbarui, dan masyarakat yang membutuhkan benar-benar mendapat perhatian.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk…
AKP Rian menegaskan bahwa puluhan orang yang ditahan setelah terlibat dalam beberapa tindakan kriminal. Dari…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan bahwa saat ini tim terpadu atau Garnisun terus…
Ia menambahkan, pada awal bulan lalu Pemkot Jayapura juga telah menyalurkan enam unit kendaraan dinas…
Agus Salim dan Sa’di berangkat dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi menggunakan satu unit perahu…
Kepala DKP Papua Iman Djuniawal, mengatakan selama ini sebagian besar hasil tangkapan ikan di Wilayah…