

Herianto Baan (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura bersiap mengintensifkan pengawasan takjil selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026.
Upaya ini merupakan kelanjutan dari program pengawasan rutin tahunan yang dilakukan BBPOM Jayapura, yang bertujuan melindungi masyarakat dari pangan berbahaya.
Kepala BBPOM Jayapura Herianto Baan menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyusun jadwal pengambilan sampel takjil dengan metode uji cepat di lapangan.
“Kami sudah ada jadwal pengambilan sampel makanan takjil Ramadan 1447 H/2026 M. Pengujian dilakukan langsung di lokasi dengan uji sampling cepat,” ujar Herianto kepada Cenderawasih Pos saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (23/2).
Ia menyatakan bahwa jadwal pengawasan takjil masih dalam tahap penyusunan. Namun, inspeksi terhadap makanan olahan di supermarket, distributor, importir, dan sarana distribusi pangan lainnya telah dimulai sejak 18 Februari 2026.
Selain melakukan uji petik sampel, Harianto mengatakan pihaknya juga memberikan label higiene sanitasi pangan pada Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang memenuhi persyaratan. Edukasi terkait keamanan pangan juga diberikan kepada pedagang takjil dan penjamah makanan.
“Untuk pengujian, kami langsung lakukan di lokasi menggunakan rapid diagnostic test (RDT). Hasilnya bisa ditunggu, paling hitungan menit saja,” jelasnya.
Page: 1 2
Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…
Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…
Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika. Narasi di…
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…