

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas ODC (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA– Preseden kaburnya Kopitua Heluka pada 25 Februari tahun 2025 dari Lapas Wamena menjadi moment dimana eskalasi kejahatan bersenjata kembali meningkat. Kelalaian petugas lapas tersebut berakibat fatal. Korban berjatuhan dimana-mana setelah pria berkarakter sadis itu kabur.
Lihat saja situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 mengalami dinamika yang cukup signifikan. Aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah tersebut disebut semakin masif setelah kaburnya salah satu pentolan mereka, Kopi Tua Heluka.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa meningkatnya eskalasi gangguan keamanan di Yahukimo tidak terlepas dari peristiwa kaburnya Kopi Tua Heluka dari Lapas Wamena pada 25 Februari 2025. Menurut Yusuf, kaburnya tokoh yang cukup berpengaruh di internal kelompok tersebut menjadi pemicu bangkitnya kembali jaringan KKB di wilayah Yahukimo.
“Kenapa tahun ini KKB lebih masif di Yahukimo. Karena pada 25 Februari 2025, salah satu pentolan mereka, Kopi Tua Heluka, berhasil kabur dari Lapas Wamena. Sejak saat itu, kelompok ini kembali terkonsolidasi,” ujar Kombes Yusuf di Jayapura, Jumat (20/2).
Ia menjelaskan, pasca pelarian tersebut, Heluka tidak hanya kembali melakukan aksi-aksi kekerasan, tetapi juga aktif melakukan perekrutan terhadap anak-anak muda di wilayah Yahukimo. Berdasarkan data yang dihimpun Satgas, sedikitnya sekitar 100 pemuda direkrut untuk bergabung dengan jaringan tersebut.
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…
"Pelaksanaan ekstraksi dan cellebrite terhadap barang bukti berupa tiga buah telepon seluler, dua milik korban…
Korban diduga terjatuh ke sungai saat hendak memperbaiki tali jangkar kapal. Kejadian tersebut dilaporkan kepada…
Ribka menyampaikan hal tersebut dalam rapat evaluasi penyaluran Dana Otsus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis,…
Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis pagi (6/8), setelah perahunya karam dihantam ombak besar…
Marince, salah seorang orang tua murid, mengaku lega dan bahagia karena anak-anak akhirnya bisa kembali…