Pengujian tersebut difokuskan pada indikasi bahan tambahan pangan, mulai dari pemanis buatan, pewarna buatan, bahan pengeras, serta bahan pengawet. Sampel yang diperiksa meliputi berbagai jenis makanan dan minuman, mulai dari olahan sayur, es buah, hingga aneka jajanan.
Karena itu kepala BBPOM Jayapura mengimbau para pedagang agar tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang dilarang demi meraih keuntungan sesaat. Kepada masyarakat, ia meminta agar lebih cermat dalam memilih makanan, menghindari produk dengan warna terlalu mencolok atau tekstur tidak wajar, serta melaporkan jika menemukan dugaan pangan berbahaya.
“Mari kita jaga Ramadan ini dengan menyediakan dan mengonsumsi pangan yang aman, sehat, dan layak,” ucapnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Dikatakan sejak 2025 Uncen telah menerapkan empat periodisasi wisuda dalam setahun sebagai bagian dari reformasi…
Di tengah deretan tamu yang menanti, Muhajir menyambut dengan senyum ringan. Suaranya lembut, namun tegas.…
Bagi anak panti asuhan, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga menahan rasa kehilangan.…
Peluncuran ini merupakan bagian dari program akselerasi Nasional yang diusung pemerintah. Dengan pendekatan Sistem Kesehatan…
Kali ini adalah Kepala Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, Faturachman yang mengunjungi Pulau…
Protes yang berujung konflik juga masih kerap terjadi dan dikatakan dari situasi tersebut, pemerintah tak…