Categories: METROPOLIS

Pemberdayaan OAP, Butuh Data yang Akurat

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura secara resmi telah melaunching sistem informasi Orang Asli Papua (OAP), yang fungsinya untuk menyediakan data yang akurat terkait OAP yang ada di Kota Jayapura.

   Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jayapura, Djoni Naa menyampaikan bahwa setelah dilaunching, saat ini petugas sedang melakukan pendataan dengan tim di lapangan.

  “Dalam pendataan ini, kami kerja sama dengan tim survei dan juga tim dari kelurahan kampung,” ungkap Djoni Naa saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di ruangan kerjanya, Kamis (13/1).

   Djoni Naa menambahkan, pendataan OAP ini bertujuan untuk menghasilkan data OAP yang berkualitas dan sedetail mungkin atau akurat untuk kepentingan pembangunan Kota Jayapura khususnya yang berbasis masyarakat OAP.

   Menurutnya ada beberapa manfaat pendataan OAP yang dimaksud diantaranya, mendapatkan data pendukung untuk program pengendalian stunting dan pemberantasan kemiskinan ekstrem, memperkuat identitas budaya, melindungi hak-hak masyarakat adat, menjamin seluruh OAP tercakup dalam program pembangunan, mengetahui kondisi OAP, seperti ekonomi, pendidikan, akses kesehatan, pendapatan dan yang lainnya.

   “Pendataan OAP di Kota Jayapura dilakukan dengan menggunakan aplikasi Info OAP. Aplikasi ini akan menampilkan foto dan data keluarga OAP yang lengkap dan detail.

Data OAP yang dihasilkan dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan Kota Jayapura, seperti perencanaan program Otonomi Khusus,” tuturnya.

   Untuk itu, Djoni Naa berharap dukungan dari masyarakat khususnya OAP dalam proses pendataan yang dilakukan Pemkot  bersama mitra-mitra terkait. “Pendataan ini sangat penting, masyarakat harus mendukung, karena jika ada OAP yang tidak terdata, bisa saja tidak bisa menerima bantuan dari pemerintah selama data tersebut belum diupdate atau pendataan ulang, karena acuan kita dalam meluncurkan program by data yang sudah diinput dalam sistem yang baru tersebut,” bebernya.

  “Kita selalu mengingatkan kepada kampung-kampung maupun di Distrik, jangan sampai ada OAP yang tidak terdata,” lanjutnya.

   Karena manfaat pendataan OAP ini adalah selain melindungi identitas budaya juga memperkuat hak-hak masyarakat adat, menjamin seluruh OAP tercakup dalam program pembangunan dan menjadi rujukan dalam menentukan besaran alokasi dana Otonomi Khusus yang dianggarkan.

   “Pada intinya adalah cakupan anggaran yang disalurkan khususnya Otsus dengan kebutuhan masyarakat OAP,” pungkasnya.

   Djoni Naa juga mengakui bahwa, belum bisa dipastikan kapan pendataan OAP ini berakhir atau selesai, namun diharapkan bisa lebih cepat dari waktu yang diharapkan.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Jembatan Putus, 7 Orang Tewas Tenggelam

Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…

18 hours ago

Kejari Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara Inkracht

Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…

19 hours ago

Jumlah penduduk Provinsi Papua Capai 1,074 juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…

20 hours ago

Turun ke Lokasi Kebakaran, ABR Pastikan Penanganan Darurat Terpenuhi

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…

20 hours ago

Rupiah Bakal Perkasa Lagi! Bos BI Siapkan 7 Jurus Maut

Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…

21 hours ago

Cegah Bullying dan Rasisme, Sekolah Harus Jadi Tempat Ramah Anak

Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…

21 hours ago