

Sejumlah masalah pendidikan menjadi sorotan dari komisi D DPR Kota Jayapura dalam pembahasan materi RAPBD tahun 2026. Tampak sejumlah anak di salah satu sekolah di Kampung Mosso. (foto:Dok/Cepos)
JAYAPURA – Komisi D DPRK Kota Jayapura menyoroti sejumlah persoalan pendidikan dalam Laporan Pendapat terhadap Raperda Penetapan APBD Kota Jayapura Tahun 2026 yang digelar di ruang sidang DPRK, Kamis (20/11) malam.
Ketua Komisi D DPRK, Deli Watak menyampaikan berbagai rekomendasi strategis yang perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota dan Dinas Pendidikan. Dalam pandangan Komisi D, Deli menegaskan bahwa perubahan sistem transfer dana BOSDA—yang sebelumnya langsung diterima siswa dan kini dialihkan ke rekening sekolah—perlu disosialisasikan secara luas.
Hal ini penting untuk mencegah kesalahpahaman baik di kalangan siswa maupun orang tua. “Dinas Pendidikan melalui pihak sekolah harus melakukan sosialisasi agar tidak terjadi dampak negatif akibat miskomunikasi,” ujar Deli Watak dalam salinan laporan pendapat Komisi saat dimintai keterangan oleh Cepos.
Selain itu, Komisi D menyoroti belum masuknya kebutuhan pengelolaan Sekolah Rakyat dan Sekolah Cenderawasih ke dalam APBD. Padahal, kedua sekolah tersebut merupakan aset pemerintah.
Deli meminta Dinas Pendidikan segera menyiapkan lahan serta gedung yang layak guna mendukung keberlangsungan pendidikan di sekolah-sekolah tersebut. Komisi D juga menekankan perlunya pengawasan terhadap mahasiswa Port Numbay penerima beasiswa. Pengelolaan bantuan pendidikan, kata Deli, harus dilakukan secara baik, merata, dan akuntabel.
Page: 1 2
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…