

Salah satu warga yang terjaring dalam operasi yustisi yang digelar Pemkot Jayapura di lapangan PTC Entrop, Selasa (22/10). Bagi yang terjaring langsung menjalani sidang di tempat. (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Sebanyak 148 warga di Kota Jayapura terjaring tidak memiliki KTP elektronik. Ironisnya, beberapa orang diantaranya merupakan ASN dan berseragam keki. Pj Walikota Jayapura Christian Sohilait mengatakan, operasi yustisi yang dilakukan pihaknya itu dalam rangka melakukan upaya penertiban terhadap warga kota Jayapura terutama terkait dengan data-data kependudukan dalam hal ini KTP elektronik. Dari operasi yustisi yang dilakukan itu tentu bisa menemukan berapa banyak masyarakat yang tidak memiliki KTP atau yang belum merekam KTP elektronik.
“Kita mau pastikan Berapa banyak penduduk kota ini, karena di kota ini ada penduduk yang masuk dan keluar, dan itu jumlahnya tinggi sekali,” kata Christian Sohilait, Selasa (22/10).
Melalui operasi ini juga pemerintah ingin memastikan masyarakat di kota Jayapura sudah memiliki dokumen kependudukan dan tercatat sebagai warga negara. Pihaknya juga ingin mewujudkan wilayah kota Jayapura harus aman menjelang pemilihan kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota.
“Kita harus pastikan kota ini aman, karena itu untuk memastikan kota ini aman kita juga harus tahu siapa warga atau penduduk kita yang ada di sini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jayapura, Raymond Mandibondibo mengatakan, apa yang dilakukan pihaknya itu merupakan tindak lanjut dari amanat undang-undang 23 tahun 2006 dan undang undang 24 tahun 2013, yang mewajibkan semua warga negara yang berusia diatas 17 tahun wajib memiliki KTP elektronik dan wajib membawanya pada saat berpergian. Kegiatan itu merupakan kegiatan wajib yang dilakukan pihaknya setiap tahun.
“Jadi di sore ini ada 3 kartu yang kami perlakukan saat melakukan operasi yustisi yaitu kartu merah kartu putih dan kartu hijau,”ujarnya.
Bagi warga yang tidak memiliki KTP langsung mengikuti sidang dan proses pendataan yang dilakukan oleh dinas tersebut. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…