Sementara itu Kepala Kampung Kayo Batu, Akilla Makanuay mengakui sudah berusaha semaksimal mungkin dengan pihak-pihak terkait, namun tetap saja tidak teratasi. “Upaya yang kita lakukan memang tidak berhasil, karena sumber sampah ini bukan dari kampung tetapi dari kota,” jelasnya.
Soal pemasangan jaring, Bagi Akilla Makanuay upaya tersebut bagus namun kalau bisa bukan cuma di kali saja. “Kalau kita hanya pasang di ujung kali, bagaimana dengan masyarakat yang tinggal di pesisir pantai, karena biasanya mereka juga penyebab sampah-sampah ini,” tuturnya.
Akilla Makanuay juga merencanakan pengadaan speedboat untuk mobilisasi sampah di kampung. “Speed dari pemerintah ada, namun sekarang sudah rusak, nanti rencananya di perubahan ini kita mau pengadaan 1 unit,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakatnya untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Kepada masyarakat kita selalu ingatkan, karena ini lingkungan yang sangat kita butuhkan khususnya untuk mencari, kalau kita buang sampah sembarangan pasti dampaknya akan ke kita juga,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Aksi demo yang digalang oleh beberapa organisasi mahasiswa Papua Pegunungan untuk menolak militer non organik…
Polres Mimika memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 155,64 gram pada Senin, (27/4). Kristal…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC). Jhon Tabo, SE, M.B.A mengakui Musrenbang tingkat Provinsi Papua Pegunungan…