Dia mengatakan penertiban yang dilakukan itu sebagai upaya untuk penataan kawasan itu menjadi lebih tertata dan rapi. Apalagi itu letaknya di depan jalan nasional. Diakuinya keberadaan para pedagang kaki lima di wilayah itu sebenarnya sudah sangat lama sejak tahun 2005/2006 silam.
“Jadi sudah cukup lama, tentunya kita akan menggunakan pendekatan persuasive, supaya apa yang kita sampaikan ini bisa dipahami oleh masyarakat,” ujarnya.
Dia mengakui keberadaan para pedagang itu memang disebabkan karena tidak adanya pasar tradisional atau lokal. Sehingga hal ini juga menjadi bagian lain yang dipikirkan dan dikerjakan oleh pemerintah kedepannya.
“Kami upayakan untuk memindahkan mereka ke dalam lokasi, tepatnya dikawasan terminal lama, dulunya juga aktivitas jual beli itu ada di situ,” tambahnya. (roy)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…
Kejari Jayawijaya Sunandar Pramono,SH, MH menyatakan untuk yang pertama, tim baru menetapkan satu tersangka dalam…
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso S.Pd, M.Pd menyatakan terkait dengan innformasi adanya pungutan…
Kejaksaan Negeri Mimika mengumumkan telah mengantongi identitas pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah…
Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan ada dua orang warga yang…