

Perwakilan petugas parkir Kota Jayapura ketika mendapatkan reward dari bapenda kota Jayapura, Jumat (20/12) kemarin. (foto:Mboik Cepos)
JAYAPURA-Petugas parkir atau juru parkir (Jukir) di Kota Jayapura sebanyak 174 orang namun hanya 10 diantaranya yang mendapatkan reward dari badan pendapatan daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Jumat (20/12) kemarin.
Kepala Bapenda kota Jayapura, Robby Kepas Awi mengungkapkan, 10 petugas parkir tepi jalan umum yang mendapatkan reward karena rajin menyetor dan tepat waktu. Nama demikian dia tidak mengabaikan, ratusan petugas lainnya. “Semuanya sudah baik tetapi yang terbaik itu yang kita beri reward,”kata Robby Awi.
Robby mengatakan, pengelolaan retribusi parkiran di Pemkot Jayapura sudah berlangsung sejak 2018 Sampai dengan saat ini. Sejauh ini seluruh petugas parkir yang dipekerjakan itu mempunyai kontribusi yang sangat luar biasa terutama dalam menopang atau mensupport pendapatan daerah kota Jayapura. Itu telah diwujudkan dalam target parkir di badan pendapatan daerah kota Jayapura selama ini. Di mana untuk tahun ini ditargetkan sebesar Rp 2 miliar rupiah dan sampai saat ini sudah mencapai Rp 2,7 miliar.
Sampai saat ini, baru tiga distrik yang sudah mengelola parkiran tepi jaalan umum, seperti Distrik Japsel, Japut dan Abepura. Sedang Heram dan Muara Tami belum dilakukan hingga saat ini. Karena itu, dia berharap, ketika sudah dikelola dinas perhubungan capaian targetnya bisa lebih maksimal lagi. “Sekarang ini Distrik Heram dan Muara Tami sama sekali belum tersentuh,”ujarnya.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…