

Solat Papua saat gelar aksi protes terhadap kasus pelemparan bom molotov di Kantor Jubi, di Lingkaran Abepura, Sabtu (19/10) (foto:Jubi for Cepos)
JAYAPURA-Solidaritas Anti Terorisme (Solat) Papua menggelar aksi protes terhadap kasus pelemparan bom molotov di Kantor Jubi, Rabu (14/10) lalu. Koordinator aksi, Mesak Dogomo, mengatakan, aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap tindakan terorisme yang terjadi di tanah Papua, terutama yang menimpa Media Jubi baru baru ini.
Melalui aksi tersebut pihaknya mendesak aparat kepolisian dalam hal ini Polda Papua, untuk segera menangkap pelaku aksi teror tersebut. Karena aksi teror terhadap media Jubi ini bagian dari upaya pembungkaman demokrasi, tapi juga kebebasan pers dalam mengawal jalannya pembangunan di Papua.
“Kami minta Polda Papua segera menangkap Pelaku, aksi teror di Kantor Jubi, karena tindakan ini membungkam kebebasan Pers di tanah Papua,” tegasnya disela sela aksi di Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (19/10) lalu.
Dikatakan dalam kurun waktu 4 tahun belakangan ini, aksi terorisme di tanah Papua terjadi secara beruntun, bahkan pihaknya mengitung ada beberapa kasus yang menimpa media maupun aktivis HAM di Papua. Adapun itu diantaranya aksi pembakaran mobil di Kantor LBH Papua, beberapa tahun lalu, penembakan terhadap pengacara HAM Papua, Yan Christian Warinussy di Manokwati, pada 23 Juli 2024.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…