Categories: METROPOLIS

Pingsan Saat Nyopir, Pengemudi Taxi Abe-Waena Meninggal

JAYAPURA-Seorang pengemudi taxi Mohammad Sidiq (53), jurusan Abepura Waena ditemukan tak sadarkan diri di dalam mobil yang dikendarainnya, di Jalan Raya Abepura tepatnya di depan Ruko Alfa Laundry Padang Bulan, Kamis, (21/9).

  Menurut Kapolsek Heram, AKP Frengky Rumbiak, kasus tersebut berawal ketika korban hendak mengantar penumpang dari Waena menuju Abepura, sekitar pukul 21.00 WIT. Namun masuk turunan ale ale Padang Bulan, Sopir Taxi tersebut tiba-tiba tidak sadarkan diri.

   “Penumpang yang diantar korban ini hanya satu orang, dan dia (Penumpang red) sudah tua. Penumpang ini, duduk di bangku bagian depan bersama dengan korban (Sopir Taxi), dari Waena keduannya asyik ngobrol, tapi pas turunan Ale-ale Padang Bulan, tiba-tiba sopir taxi ini pingsan, sehingga penumpang secara spontan menarik handrem mobil, dan mobil berhenti,” terang Kapolsek kepada Cenderawasih Pos, Jumat (22/9).

  Di saat yang bersamaan, anggota Polsek Heram yang sedang melaksanakan patroli dipimpin langsung oleh Kapolsek Heram melintas di TKP. Seketika melihat kerumunan massa yang melambaikan tangan ke arah mobil patroli, sehingga mobil patroli berhenti. Kemudian masyarakat melaporkan peristiwa tersebut kepada Anggota Polsek Heram.

  “Pas kami mau lihat korban, istri dan 2 orang anak korban bersama keluarganya juga datang di TKP. Kemudian kami dibantu keluarga dan masyarakat membawa korban ke RS Bhayangkara,” terangnya.

  Sekira pukul 22.27 WIT,  anggota Polsek Heram dan anggota keluarga tiba di RS Bhayangkara dan korban langsung dilakukan penanganan medis. Setelah mendapatkan pelayan medis, Pukul 22.49 WIT, korban  dinyatakan meninggal dunia oleh pihak pihak RS Bayangkara dan dibuatkan surat kematian.

  “Setelah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RS Bhayangkara, keluarga korban membawa jenazah korban ke rumah duka  dengan menggunakan mobil jenazah RS Bayangkara di Expo jln Belut ll, Waena, Distrik Heram,” ujarnya.

   Kapolsek menambahkan, mengacu pada keterangan pihak keluarga korban bahwa kematian korban diduga karena sakit. Dimana, menurut anggota keluarganya, korban sudah sejak lama mengeluh sakit pada bagian kakinya yang luka akibat kecelakaan dan akhir-akhir ini korban juga sering mengeluh sakit pada bagian dada.

  Selain itu, berdasarkan keterangan pihak RS Bhayangkara, dalam hal ini dr. Reza Andika Putra, sebelum korban meninggal dunia, diperkirakan mengalami sesak pada bagian dadanya akibat sakit jantung.

  “Kami telah melaporkan kejadian kematian korban, serta keterangan pihak rumah sakit terkait dugaan kematian korban, kepada pihak keluarganya, pihak keluarga pun menerima,” tutupnya. (rel/tri)

newsportal

Recent Posts

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

10 hours ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

11 hours ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

13 hours ago

Jangan Membangun Sebelum Ada Penanganan Pascabencana

  Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…

14 hours ago

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…

15 hours ago

Bupati Jayawijaya: CASN Jangan Buru-buru Ajukan Kredit Setelah Terima SK

Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…

17 hours ago