Categories: MERAUKE

Jaringan Internet Putus, Ribuan Warga dan Mahasiswa Demo

MERAUKE– Ribuan warga dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Merauke, Papua Selatan menggelar aksi demo ke Kantor DPR Kabupaten Merauke, Jumat (22/9). Para pendemo terdiri dari mahasiswa, tukang ojek dan masyarakat.

Mereka melakukan aksi demo terkait dengan jaringan internet milik Telkom yang sudah putus sejak sepekan terakhir ini yang terdampak tidak hanya bagi mahasiswa, tapi juga masyarakat seluruhnya seperti tukang ojek, dan usaha-usaha yang menjual lewat online.

Aksi demo damai ini diawali dengan kumpul di lapangan Mandala kemudian long march menuju Kantor DPR Kabupaten Merauke. Para pendemo membawa spanduk dan pamlet yang berisi dengan aspirasi dan tuntutan terhadap Telkom. .

Jenderal Lapangan Aksi Demo Andarias Labobar mengatakan bahwa kedatangan mereka ini bukan butuh klarifikasi tapi solusi.

“Kami datang bukan butuh klarifikasi tapi solusi konkrit dan bukti nyata,” tandas Andarias Labobar.

Juli, yang mewakili ibu-ibu yang menjual lewat online mengaku sangat dirugikan dengan putusnya jaringan internet di Merauke yang dalam satu tahun ini sudah 2 kali terjadi.  Hal yang sama disampaikan Andi Salim, yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang ojek. Para tukang ojek, kata Andi Salim mengalami kesulitan dan sangat dirugikan dengan putusnya jaringan internet di Merauke ini.

“Kami punya kredit di bank dan harus kami bayar. Kalau jaringan putus seperti ini, siapa yang akan  bayar cicilan kredit kami. Kalau mencuri, kami nanti ditangkap,” terangnya.

Dalam orasi lainnya, mereka minta agar pemerintah mengizinkan provider lain masuk ke Merauke.

Setelah melakukan orasi, selanjutnya para pendemo tersebut diterima oleh Dewan dipimpin. Wakil Ketua I Hi Almaratus Solikah dan Wakil Ketua II Dominikus Ulukyanan, S. Pd. GM Telkom Wilayah Papua Agus Widhiarsana, Kakandatel Telkom Merauke Justino Fernando.

“Apa yang disampaikan mahasiswa juga kami alami dan rasakan. Jadi kita merasakan seperti yang telah dirasakan oleh mahasiswa dan masyarakat Merauke. Tadi saat bicara dengan pihak Telkom minta solusi untuk mahasiswa dan para pelamar yang sedang mengikuti pendaftaran pegawai.Karena kami dengar itu saat mendaftar mereka kesulitan jaringan dan beberapa kali saat masuk aplikasi ditolak,”kata Wakil Ketua II DPR Merauke Dominikus Ulukyanan.

Sementara itu, GM Telkom Wilayah Papua Agus Widhiarsana menjelaskan bahwa kapal yang akan memperbaiki jaringan kabel optik yang putus sekitar 300 kilometer dari Merauke arah Timika dengan kedalam 50 meter tersebut sedang dipersiapkan perizinan.

Namun Agus Widhiarsana tidak menyebutkan posisi kapal khusus yang akan melakukan perbaikan kabel yang mengalami gangguan sehingga jaringan internet di Merauke tersebut putus.  Agus juga menjelaskan soal backup jaringan internet setelah kabel optik bawah laut tersebut putus. Selain dibackup jaringan dari Ring Palapa milik Kominfo, juga Satelit yang ada.

Namun diakuinya bahwa bandwith yang ada sangat terbatas, sehingga tidak mampu mengcover kebutuhan yang saat ini sudah besar di Merauke.

“Bandwith yang kita sediakan saat ini 2 kali lipat dibandingkan saat jaringan masih 3G. Tapi karena kebutuhan saat ini sangat besar, sehingga tidak mampu untuk mengcaver semua,” jelasnya.

Terkait dengan permintaan provider lain agar masuk Merauke, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merauke Thomas Kimko, S. STP, MAP, menjelaskan bahwa pemerintah daerah sangat welcome jika ada provider lainnya bisa masuk. Bahkan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah provider tersebut, namun sampai sekarang belum ada yang bersedia untuk masuk. Ini karena investasinya cukup besar. (ulo)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

5 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

6 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

7 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

8 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

9 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

10 hours ago