Categories: BERITA UTAMA

NCF Masuk Nominasi 10 Besar

JAYAPURA-Kegiatan  Numbay Creative  Festival (NCF) secara resmi dibuka oleh Pemerintah Provinsi Papua yang didampingi oleh sejumlah pejabat   dan stakeholder di tingkat provinsi Papua dan Kota Jayapura.  Kegiatan itu juga dihadiri langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang diwakili oleh Dr Muhammad Amin Abdullah.

Penjabat Gubernur Papua Dr ridwan Rumasukun  dalam sambutannya memberikan apresiasi sekaligus bersyukur atas pencapaian Numbay Creative Festival tahun 2023 yang digagas oleh jejaring komunitas Numbay Creative Forum (NCF) bersama Pemerintah Kota Jayapura berhasil masuk dalam nominasi sepuluh (10) besar Kharisma Event Nusantara Tahun 2023 yang merupakan program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Dengan mengusung tema “Connecting Creativities”, Numbay Creative Festival haruslah mampu menjadi wadah perekat bagi seluruh pemangku kepentingan stakeholder dan elemen masyarakat di Papua. Terutama untuk bersama-sama mempromosikan potensi dan juga mengembangkan Papua sebagai daerah maju yang berdaya saing dan mampu disejajarkan dengan Provinsi-Provinsi lain yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Saya harap Numbay Creative Festival bukan hanya menjadi acara ceremony atau hiburan saja, namun lebih dari itu festival ini harus mengusung banyak fungsi yang di dalamnnya terdapat wadah pembelajaran, penyampaian informasi, menjadi media komunikasi dan diskusi bagi seluruh komponen masyarakat, sarana promosi dan pemasaran serta menjadi pendorong perekonomian masyarakat yang mandiri dalam mendukung pembangunan dan demi kemajuan Tanah Papua yang kita cintai bersama,” kata Dr Ridwan Rumasukun, Jumat (22/9), malam.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yang telah memilih Numbay Creative Festival masuk dalam nominasi sepuluh besar Kharisma Event Nusantara Tahun 2023. Termasuk kepada Pemerintah Kota Jayapura bersama jejaring komunitas “Numbay Creative Forum”

“Saya memberi apresiasi karena telah menggagas lahirnya festival ini, sebagai upaya optimalisasi potensi produk lokal yang unggul serta penciptaan ekosistem industri ekonomi kreatif dalam rangka berkontribusi bagi Papua dalam mewujudkan ekonomi masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” tambahnya.

Selanjutnya, Pj Sekda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi mengungkapkan, Kota Jayapura sebagai kota jasa dan perdagangan cukup banyak  UMKM-UMKM yang terus tumbuh dan berkembang di kota ini, mulai dari kuliner, fashion, seni pertunjukan baik dari sanggar hingga penyanyi-penyanyi lokal terus melahirkan produk atau karya-karyanya.

“Tentunya, hal ini perlu didukung melalui sarana promosi dan pemasaran yang reguler agar potensi dan bakat pelaku UMKM ini dapat terus meningkat sesuai dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan melihat dinamika tersebut, tentunya membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung, mempromosikan dan memasarkan produk- produk maupun karya pelaku UMKM di kota matahari terbit Port Numbay.

Salah satu sarana yang dapat dilaksakan yaitu melalui festival yang saat ini dilaksanakan. Numbay creative festival lahir atas inisiasi oleh numbay creative forum yang perkumpulan jejaring lintas merupakan komunitas kreatif di kota jayapura yang terdiri dari individu dan komunitas yang berbasis kreatifitas 17 subsektor tentu di bawah.(roy/tri)

newsportal

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

10 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

11 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

12 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

13 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

13 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

14 hours ago