

Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M.Si., saat membuka kegiatan pelatihan pengelolaan desa wisata di Kota Jayapura, Selasa (22/8). (FOTO:Robert Mboik/Cepos)
JAYAPURA– pemerintah kota Jayapura melaksanakan kegiatan pelatihan pengelolaan desa wisata bagi para pelaku pariwisata di kota Jayapura, Selasa (22/8).
Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M.Si., dalam sambutanya mendorong perlu adanya peningkatan geliat pariwisata di kota Jayapura salah satunya dengan dilakukannya perlombaan desa wisata di antara 14 kampung yang ada di kota Jayapura itu.
“Hari ini untuk kesekian kalinya, pemerintah kota melaksanakan kegiatan kepariwisataan. Untuk itu harapan saya, setelah kegiatan ini, ada pioneer pariwisata yang muncul di kampung-kampung, untuk menggerakkan pariwisata di kampung masing-masing. Nanti kita programkan, supaya memancing dan menggerakkan. Karena kalau kita biarkan begini, maka akan tetap begini saja,” kata Frans Pekey, Selasa (22/8).
Karena itu dia berharap agar masyarakat pengelola sektor pariwisata yang ada di tingkat kampung dituntut untuk bisa mengelola dengan baik potensi-potensi pariwisata yang ada. Untuk itu, tentunya sangat dibutuhkan kreativitas dan inovasi sehingga para pengelola pariwisata ini mampu memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di masing-masing kampung.
“Harus ada sesuatu yang dibuat oleh Pemkot Jayapura, untuk menggerakan potensi kepariwisataan. Untuk itu lomba Desa Wisata, akan menjadi sarana untuk meningkatkan promosi wisata yang ada di kampung-kampung.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Jayapura, Matias B Mano mengatakan, itu bertujuan meningkatkan pengetahuan pengelola pariwisata di Kota Jayapura agar lebih profesional dan berkualitas dalam melakukan pengelolaan desa wisata dan memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan.
“Kegiatan diikuti oleh 40 peserta Pengelola Desa Wisata maupun Kelompok Sadar Wisata (Pok Darwis). Kami berharap agar selesai pelatihan ini para peserta dapat mengembangkan potensi dan sumber daya pariwisata, yang ada di masing-masing kampung” tambahnya. (roy/nat)
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…