Categories: METROPOLIS

Masyarakat Butuh Moda Transportasi yang Praktis

Maxim Indonesia Sebut Punya Target Pasar Berbeda

MERAUKE– Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan Nelson Sasarari mengatakan akan membicarakan masalah penolakan keberadaan m,oda transportasi Maxim oleh Asosiasi Sopir Angkutan Kota Papua Selatan bersama mobil rental dengan menggelar aksi demo ke DPRP Papua Selatan.

‘’Nanti kita bicarakan dengan baik, sehingga moda transporetasi ini (Maxim) bisa diterima oleh jasa transportasi lainnya. Sehingga semua pelayanan yang cepat, murah dan mudah bisa dilakukan. Karena masyarakat saat ini butuh itu. Jangan sampai kita membatasi hal yang justru menyulitkan masyarakat,’’ tandas Nelson Sasarari menjawab pertanyaan media ini, Jumat (20/6/2025).

Nelson Sasarari menjelaskan, moda transportasi Maxim ini tidak hanya hadir di Papua Selatan, namun sudah ada di seluruh Indonesia. ‘’Potret kita tidak hanya sebatas disini saja. Tapi kita lihat seluruh Indonesia,’’ jelasnya.

Nelson Sasarari mengatakan bahwa jika keberatan keberadaan moda transportasi Maxim tersebut karena masalah tarif yang diberlakukan dianggap terlalu murah, maka dirinya sepakat jika masalah tarif tersebut yang harus diatur sehingga tidak terjadi perbedaan tarif menyolok.

Sementara itu Yuan Ifdal Khoir PR Specialist Maxim Indonesia mengatakan bahwa Maxim telah secara sah dan legal beroperasi di kota Merauke berdasarkan izin Nomor Sertifikat Tanda Daftar Kementerian Komunikasi dan Informatika No. 001037.01/DJAI.PSE/06/2021 atas nama perusahaan PT Teknologi Perdana Indonesia, yang berlaku selama perusahaan menjalankan kegiatan operasionalnya di Indonesia.

Dikatakan, untuk menjaga keseimbangan tarif, Maxim telah mengikuti peraturan tarif yang telah ditetapkan pemerintah melalui Peraturan yang tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 667 Tahun 2022 untuk zona 3 meliputi wilayah Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku, Papua, dan sekitarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

7 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

8 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

9 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

10 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

11 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

11 hours ago