Menurut Abisai, langkah yang akan diambil berkoordinasi dengan penanggung jawab kegiatan dan juga kontraktor yang mengerjakan program tersebut.
“Nanti kita cari tau dulu apakah ini pekerjaan pemerintah provinsi atau siapa, karena ada juga informasi ini program TNI untuk masyarakat perbatasan,” ungkapnya.
Di hadapan Walikota, oknum yang disebut menghalangi aliran air ke tiga kampung ini menegaskan bahwa dirinya sangat mendukung program pembangunan air bersih.
“Apa yang dituduh warga Skouw Sae ini hanya salah paham, namun pada prinsipnya mereka juga membutuhkan air bersih, ini akan menjadi tugas saya dengan OPD terkait untuk memastikan pembangunan infrastruktur air bersih ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di Skouw,” pungkasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan,melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan korban…
Lagi-lagi Kantor Distrik Sentani di palang oleh pemilik hak ulayat,mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura harus…
Perkara yang menyeret mantan Bendahara SMA Negeri 4 Jayapura Parmi Milka Mugiutomo, sebagai terdakwa utama…
Pemerintah Kota Jayapura memastikan proses penertiban di Pasar Entrop yang dipimpin langsung Wali Kota Jayapura…
Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Komando Wilayah XVI Yahukimo mengklaim telah…