Ia pun meminta dukungan percepatan pembangunan infrastruktur digital di kawasan-kawasan terpencil, pesisir, dan daerah aliran sungai, seperti di Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Waropen, dan Kepulauan Yapen.
“Saat ini, akses layanan digital masih terpusat di ibu kota kabupaten, sementara masyarakat di distrik-distrik terpencil belum tersentuh konektivitas yang layak. Disamping peningkatan kapasitas akses di Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Biak, Supiori serta Kota Jayapura,” bebernya.
Pihaknya juga berharap adanya alokasi anggaran khusus dari pusat untuk pengembangan teknologi informasi di Provinsi Papua.
Anggaran ini akan menjadi daya ungkit penting bagi program-program literasi digital, pelatihan talenta muda, penguatan kapasitas UMKM digital, serta perluasan jaringan internet hingga ke kampung-kampung adat.
“Kami minta perhatian untuk kemitraan yang inklusif antara pemerintah, operator seluler, dan komunitas lokal guna memastikan bahwa transformasi digital bukan hanya proyek teknologi, tetapi benar-benar menjangkau dan memberdayakan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…