Ia pun meminta dukungan percepatan pembangunan infrastruktur digital di kawasan-kawasan terpencil, pesisir, dan daerah aliran sungai, seperti di Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Waropen, dan Kepulauan Yapen.
“Saat ini, akses layanan digital masih terpusat di ibu kota kabupaten, sementara masyarakat di distrik-distrik terpencil belum tersentuh konektivitas yang layak. Disamping peningkatan kapasitas akses di Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Biak, Supiori serta Kota Jayapura,” bebernya.
Pihaknya juga berharap adanya alokasi anggaran khusus dari pusat untuk pengembangan teknologi informasi di Provinsi Papua.
Anggaran ini akan menjadi daya ungkit penting bagi program-program literasi digital, pelatihan talenta muda, penguatan kapasitas UMKM digital, serta perluasan jaringan internet hingga ke kampung-kampung adat.
“Kami minta perhatian untuk kemitraan yang inklusif antara pemerintah, operator seluler, dan komunitas lokal guna memastikan bahwa transformasi digital bukan hanya proyek teknologi, tetapi benar-benar menjangkau dan memberdayakan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Papua selama ini dikenal sebagai tanah yang diberkahi kekayaan alam luar biasa. Hutan-hutannya rimbun, tanahnya…
Dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi yang kerap terjadi di tanah Papua, dalam hal ini…
UNTUK pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia U-16 berhasil merengkuh gelar juara Piala AFF Futsal U-16…
Rencana pengiriman bantuan pangan ini disampaikan bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze setelah melakukan rapat dengan…
Di tengah kampung wisata yang berada di atas Danau Sentani ini, berdiri satu sekolah dasar,…
Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.OG mengakui jika apabila berbicara terkait penyakit TBC,…