Ia pun meminta dukungan percepatan pembangunan infrastruktur digital di kawasan-kawasan terpencil, pesisir, dan daerah aliran sungai, seperti di Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Waropen, dan Kepulauan Yapen.
“Saat ini, akses layanan digital masih terpusat di ibu kota kabupaten, sementara masyarakat di distrik-distrik terpencil belum tersentuh konektivitas yang layak. Disamping peningkatan kapasitas akses di Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Biak, Supiori serta Kota Jayapura,” bebernya.
Pihaknya juga berharap adanya alokasi anggaran khusus dari pusat untuk pengembangan teknologi informasi di Provinsi Papua.
Anggaran ini akan menjadi daya ungkit penting bagi program-program literasi digital, pelatihan talenta muda, penguatan kapasitas UMKM digital, serta perluasan jaringan internet hingga ke kampung-kampung adat.
“Kami minta perhatian untuk kemitraan yang inklusif antara pemerintah, operator seluler, dan komunitas lokal guna memastikan bahwa transformasi digital bukan hanya proyek teknologi, tetapi benar-benar menjangkau dan memberdayakan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…