Ia pun meminta dukungan percepatan pembangunan infrastruktur digital di kawasan-kawasan terpencil, pesisir, dan daerah aliran sungai, seperti di Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Waropen, dan Kepulauan Yapen.
“Saat ini, akses layanan digital masih terpusat di ibu kota kabupaten, sementara masyarakat di distrik-distrik terpencil belum tersentuh konektivitas yang layak. Disamping peningkatan kapasitas akses di Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Biak, Supiori serta Kota Jayapura,” bebernya.
Pihaknya juga berharap adanya alokasi anggaran khusus dari pusat untuk pengembangan teknologi informasi di Provinsi Papua.
Anggaran ini akan menjadi daya ungkit penting bagi program-program literasi digital, pelatihan talenta muda, penguatan kapasitas UMKM digital, serta perluasan jaringan internet hingga ke kampung-kampung adat.
“Kami minta perhatian untuk kemitraan yang inklusif antara pemerintah, operator seluler, dan komunitas lokal guna memastikan bahwa transformasi digital bukan hanya proyek teknologi, tetapi benar-benar menjangkau dan memberdayakan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…