

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini saat mengunjungi Pasien di RSUD Mimika. (Humas Pemkab Intan Jaya For Cepos)
NABIRE – Proses operasi terhadap tiga korban luka tembak saat konflik bersenjata antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) di Intan Jaya, Papua Tengah berjalan lancar. Para korban telah dioperasi oleh tim medis RSUD Mimika, Sabtu (17/5).
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini menjelaskan korban sebelumnya dievakuasi oleh tim Pemkab dan tim ojek yang dibentuk Pemkab Intan Jaya keluar dari daerah konflik ke Ibu Kota Intan Jaya (Sugapa) dan kemudian dievakuasi ke Kabupaten Mimika.
“Tiga Korban luka tembak atas nama Minus Jegeseni (terluka di telinga), Junite Janambani (luka tembak di lengan kanan dan Openi Wandagau (luka tembak di lengan kiri).
“Semuanya dievakuasi ke Timika hari Kamis dan Jumat yakni 15-16 Mei 2025 dan dioperasi si RSUD Mimika pada Sabtu, 17 Mei 2025 oleh tim medis RSUD Mimika,” tutur Bupati Intan Jaya, Aner Maisini di Nabire.
Page: 1 2
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…