

Sebanyak 66 peserta saat mengikuti seleksi untuk pengisian JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, di Aula Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Selasa (21/1). (foto: Foto/Humas Pemprov)
JAYAPURA– Ada 66 nama yang mengikuti seleksi psikotes di Aula Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Selasa (21/1). Peserta tersebut sebelumnya lulus seleksi administrasi untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. Berdasarkan hasil pemeriksaan administrasi oleh panitia seleksi (Pansel).
Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua, Jackson Elabi menjelaskan proses psikotes ini bekerja sama dengan tim Angkatan Darat dari Bandung. “Hari ini kami melaksanakan psikotes, sebagai lanjutan dari seleksi berkas sebelumnya,” kata Jackson kepada wartawan.
Menurutnya, tahapan seleksi meliputi pendaftaran, seleksi administrasi, psikotes, pemeriksaan makalah, dan wawancara. Adapun sesi wawancara direncanakan berlangsung pada Rabu atau Kamis, dengan target seluruh rangkaian tes selesai pada Jumat (24/1) mendatang.
“Wajah-wajah baru banyak berasal dari kabupaten/kota yang mengikuti seleksi. Peserta berasal dari berbagai daerah, seperti Keerom, Jayapura, dan Biak untuk promosi dari jabatan eselon III ke eselon II,” terangnya.
Ia menambahkan, hasil akhir seleksi akan diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan). Setelah itu, akan muncul tiga nama di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kemudian ditetapkan oleh gubernur.
“Promosi jabatan ini memberikan peluang baru bagi peserta dari berbagai kabupaten di Papua. Semua tergantung pada hasil mereka masing-masing,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…