“Contohnya dari Dinas Kesehatan apa yang mereka harus buat sebagai bentuk intervensi terhadap terjadinya kasus stunting, terutama terkait dengan kasus yang sudah dipaparkan. Kemudian dari Dinas Pertanian mungkin bisa menyediakan makanan-makanan atau komoditas-komoditas bergizi.
Jadi harapannya dari OPD yang terkait bisa memberikan tindak lanjut. Artinya selain melakukan intervensi secara bersama lintas OPD tetapi juga secara mandiri masing-masing organisasi perangkat daerah itu juga bisa melakukannya,” ujarnya.
Lanjut dia, berbagai hal telah dilakukan oleh berbagai pihak sebagai upaya untuk menurunkan prevalensi tersebut. Dari data SSGI Angka prevalensi Kota Jayapura ada di Angka 22,9% di tahun 2021. Kemudian di Tahun 2022 turun menjadi 20,6% dengan demikian di tahun 2023 dengan komitmen pemerintah menurunkan angka 17% diperlukan berbagai upaya untuk melakukan program percepatan penurunan stunting agar di tahun 2024, Kota Jayapura menargetkan angka 14% bisa tercapai sesuai target nasional yang sudah ditentukan. (roy/nat)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wali Kota menyoroti kebiasaan sejumlah OPD yang menggelar kegiatan tidak sesuai waktu yang tercantum dalam…
Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan atas perintah Pangdam XVII/Cenderawasih yang berh
Di hadapan warga terdampak, Nerlince meminta masyarakat agar tetap tabah dan kuat menghadapi musibah…
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Distrik Abepura, Petrus Awinero bersama PKK Abepura, sebagai…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Papua membagikan perlengkapan sekolah seperti tas sekolah dan juga…
Asisten III Sekda Papua Bidang Administrasi Umum, Suzanna Wanggai mengatakan, pelaksanaan Natal perlu dipersiapkan…