Categories: METROPOLIS

RSUD Ramela Optimis Lolos Survey Akreditasi

JAYAPURA-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ramela, Koya Barat, Distrik Muara Tami telah menjalani survei akreditasi. Survei tersebut berlangsung selama tiga hari dari tanggal 18-20 Desember 2023.

Plh. Direktur RSUD Ramela Muara Tami, dr. Melva Desintha Natalia Sirait, M.Kes., menyampaikan bahwa,dalam survei penilaian akreditasi ini banyak hal yang dilakukan. Mulai dari kelengkapan administrasi seperti perizinan, dokumen terhadap elemen penilaian atau standar sebuah rumah sakit, fasilitas pendukung atau alat penunjang medis, simulasi kebakaran, penanganan pencurian bay dan yang lainnya.

“Selam tiga hari berlangsung ini semua berjalan dengan lancar, meskipun masih ada beberapa persyaratan yang harus kita lengkapi saat survei dan setelah diuji semua memenuhi standar,” ujar dr. Melva.

Tim surveyer RSUD Ramela menurutnya berasal  dari Lembaga Akreditasi Fasilitasi Kesehatan Indonesia di Jakarta. Selama survei, semua kendala yang ditemukan menjadi tantangan tersendiri bagi RSUD Ramela untuk segera dilakukan koreksi.

“Terkait kendala yang kita alami tentu saja ada. Hal ini dikarenakan keterbatasan anggaran dan SDM, yang seharusnya fasilitasnya ada namun dengan kendala tersebut tentu tidak bisa diadakan. Namun hal ini tidak menghambat proses survei akreditasi yang berjalan,” terangnya.

Terkait survei yang dilakukan, dr. Melva Sirait bersama jajarannya optimis RSUD Ramela bisa lolos survei akreditasi dari tipe D ke tipe C. “Survei akreditasi ini untuk mendapatkan pengakuan standarisasi TS dari Kementrian Kesehatan melalui lembaga akreditasi LAFKI, dalam hal ini pengakuan bahwa RSUD Ramela telah terstandart sesuai dengan Peraturan Mentri Kesehatan, bahwa setiap fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia harus terstandart,” tuturnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

15 minutes ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 hour ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

2 hours ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

3 hours ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

4 hours ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

5 hours ago