Categories: BERITA UTAMA

Terlibat Perkelahian, Seorang Penumpang Kapal Tewas

Warga Soroti Banyaknya Orang Mabuk di Atas Kapal
‎
JAYAPURA– Kejadian yang cukup jarang terjadi tersaji di Pelabuhan Jayapura. Senin (26/1) hingga Selasa (27/1) dini hari. Diduga karena dipengaruhi minuman keras dan terjadi perselisihan membuat sekelompok pemuda terlibat perkelahian. Menariknya perkelahian ini terjadi di atas KM Gunung Dempo dan diduga melibatkan penumpang yang ketika itu dalam pengaruh minuman keras.

Tak berhenti di atas kapal, informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos aksi bentrok juga berlanjut di pelabuhan saat kapal sudah bersandar. Namun kali ini dengan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Jayapura. Buntutnya, aparat dengan perlengkapan tameng huru-hara dikerahkan menuju pelabuhan untuk mengamankan situasi.

Hanya saja buntut dari perkelahian di atas kapal membuat seorang pemuda bernama Dony seorang mahasiswa akhirnya meninggal dunia. Dari perkelahian ini juga Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku yakni RW (20), DK (23) dan SW (18). Dony dinyatakan meninggal dunia setelah berkelahi sesama penumpang di Deck 7 bagian luar kapal. Para pelaku dalam pengaruh minuman keras.
‎
‎Setelah menerima laporan, jajaran Polresta Jayapura Kota bersama Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura segera mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi, serta melakukan koordinasi intensif dengan pihak PT Pelni, petugas keamanan kapal, dan pihak keluarga korban guna memastikan proses penanganan berjalan kondusif.
‎
‎Situasi sempat memanas saat kapal sandar di Pelabuhan Laut Jayapura, ketika keluarga korban yang berjumlah sekitar 50 orang berupaya naik ke atas kapal dan terjadi aksi saling dorong. Namun berkat pendekatan persuasif dan dialog yang dilakukan aparat kepolisian, kondisi berhasil dikendalikan tanpa eskalasi lebih lanjut.
‎
‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, melalui Kasat Reskrim Kompol I Dewa Gde Ditya menegaskan, pihaknya menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan mengedepankan rasa kemanusiaan.

‎”Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya korban. Dalam penanganan kasus ini, kami berkomitmen untuk bekerja secara objektif dan profesional, sekaligus tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada keluarga korban. Kami memahami duka dan emosi keluarga, sehingga langkah-langkah Kepolisian dilakukan dengan mengedepankan dialog dan empati,” ucap Kompol Dewa.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

17 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

21 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

1 day ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

1 day ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

1 day ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

1 day ago