Sementara dari kejadian ini beberapa warga justru menyoroti banyaknya penumpang yang dipengaruhi minuman keras. “Saat naik di pelabuhan apakah ini tidak diperiksa, kok turun dari kapal banyak yang mabuk. Pengawasannya bagaimana ini,” ujar Gunawan, satu warga Polimak.
Gunawan menyampaikan bahwa jika lewat jalur penerbangan tentu sangat dilarang penumpang naik dalam keadaan dipengaruhi alkohol.
Namun di kapal justru terlihat menjadi hal yang lumrah. “Coba kalau ketahuan dipegang dulu dan diturunkan di pelabuhan terdekat. Ini agar besok-besok penumpang lain akan berfikir jika ia mabuk berarti langsung diturunkan. Harusnya bisa tertib,” tutup Gunawan. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…