Sementara dari kejadian ini beberapa warga justru menyoroti banyaknya penumpang yang dipengaruhi minuman keras. “Saat naik di pelabuhan apakah ini tidak diperiksa, kok turun dari kapal banyak yang mabuk. Pengawasannya bagaimana ini,” ujar Gunawan, satu warga Polimak.
Gunawan menyampaikan bahwa jika lewat jalur penerbangan tentu sangat dilarang penumpang naik dalam keadaan dipengaruhi alkohol.
Namun di kapal justru terlihat menjadi hal yang lumrah. “Coba kalau ketahuan dipegang dulu dan diturunkan di pelabuhan terdekat. Ini agar besok-besok penumpang lain akan berfikir jika ia mabuk berarti langsung diturunkan. Harusnya bisa tertib,” tutup Gunawan. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menurut dia, pengembangan kopi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga harus dilakukan…
Rustan mengatakan, pengelolaan dan optimalisasi PAD Kota Jayapura hingga saat ini masih perlu ditingkatkan.…
Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) untuk membangun Ekosistem Pendidikan Kepemimpinan, Pengelolaan…
Pembukaan PKKMB 2026 diselenggarakan secara hibrida dari Auditorium Uncen. Sebanyak 450 mahasiswa hadir secara…
Mereka masing-masing di antaranya Widi Hartoto, selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB periode 2020-2024;…
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…