Sementara Kepala Dinas Pendidikan Papua, Christian Sohilait menyampaikan bahwa Raker Dinas Pendidikan membahas dua agenda utama untuk percepatan pendidikan Papua. Pertama, ada pemaparan materi dari pemerintah pusat dan diskusi mendalam dengan para kepala dinas pendidikan kabupaten/kota.
“Kita bahas akreditasi sekolah bersama Badan Akreditasi Nasional, lalu kementerian menyampaikan delapan program strategis, termasuk revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, wajib belajar 13 tahun, hingga makan bergizi,” jelas Christ.
Christian juga mengungkapkan bahwa seluruh kabupaten/kota di Papua diharapkan bisa memahami permasalahan pendidikan di wilayah masing-masing, dan menemukan solusi nyata untuk diimplementasikan di tingkat lokal.
“Setelah pertemuan ini, semua kepala dinas tahu tantangan mereka, tahu solusi, dan bisa bawa hasil ini ke bupati dan wali kota masing-masing untuk menjadi kebijakan nyata,” ujarnya.
Lanjutnya, dengan sinergi yang tepat, diharapkan kebijakan-kebijakan yang lahir dari pertemuan ini mampu membuka akses pendidikan yang lebih baik dan merata bagi seluruh anak-anak Papua. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi Papua resmi menyesuaikan hari dan jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan…
Bagi sebagian anggota, nama itu sudah tidak asing. AKBP Dionisius Vox Dei Paron Helan atau…
Pihak kepolisian, lanjutnya, saat ini terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku kekerasan tersebut. Aparat gabungan…
Ratusan umat Islam memadati Masjid Al-Aqsha Sentani pada hari pertama pelaksanaan buka puasa bersama di…
Pertandingan ini diprediksi berjalan sengit. Bukan sekedar tiga poin, tapi laga ini merupakan pertarungan posisi…
Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugrah S. Dharmawan, menyampaikan, kegiatan anev bertujuan memperkuat sinergi pengawasan…