Dengan adanya program pelatihan peningkatan pengetahuan dan skil para Pencaker, diharapkan bisa jadi alternatif bagi masyarakat agar tidak nyaman di zona pengangguran.
“Bagi masyarakat secara umum khususnya peserta pelatihan, harus ada kemandirian dalam memanfaatkannya ilmu pengetahuan yang diterima,” ungkapnya.
“Saya ambil contoh, peserta yang bidang las, jika lowongan kerja tidak ada, maka apa salahnya kita buka bengkel las sendiri,” lanjutnya.
Hal-hal seperti ini yang bisa menjadi satu solusi yang tepat untuk mendapatkan pekerjaan.
“Kita hanya berharap, materi pelatihan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga ada dampak yang dirasakan, sehingga tidak sia-sia pemerintah melakukan pelatihan seperti ini,” tuturnya.
Karena, jika peserta punya rasa kemandirian terhadap ilmu pengetahuan yang diterima, maka pelatihan ini bisa menjadi investasi jangka panjang yang akan membawa manfaat signifikan bagi masyarakat khususnya Pencaker.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…
Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…
Pertempuran memperebutkan takhta juara melawan Persipuncak Puncak Cartenz berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim…
Pelatih kepala Persipura, Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi bagi pemain yang disebut-sebut sebagai masa depan…
Pendekatan strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif maupun lahan…