Dengan adanya program pelatihan peningkatan pengetahuan dan skil para Pencaker, diharapkan bisa jadi alternatif bagi masyarakat agar tidak nyaman di zona pengangguran.
“Bagi masyarakat secara umum khususnya peserta pelatihan, harus ada kemandirian dalam memanfaatkannya ilmu pengetahuan yang diterima,” ungkapnya.
“Saya ambil contoh, peserta yang bidang las, jika lowongan kerja tidak ada, maka apa salahnya kita buka bengkel las sendiri,” lanjutnya.
Hal-hal seperti ini yang bisa menjadi satu solusi yang tepat untuk mendapatkan pekerjaan.
“Kita hanya berharap, materi pelatihan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga ada dampak yang dirasakan, sehingga tidak sia-sia pemerintah melakukan pelatihan seperti ini,” tuturnya.
Karena, jika peserta punya rasa kemandirian terhadap ilmu pengetahuan yang diterima, maka pelatihan ini bisa menjadi investasi jangka panjang yang akan membawa manfaat signifikan bagi masyarakat khususnya Pencaker.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung…
Rilis yang diperoleh dari Humas Polres Boven Digoel menyebutkan, pelepasan dilaksanakan di Pelabuhan Tanah Merah…
Swedia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan telak pada laga pembuka, sementara Belanda…
Perselisihan menajam setelah KS menolak membayar karena menganggap seluruh kewajibannya telah lunas. Ketegangan tersebut memuncak…
Keharuan memuncak saat para siswa satu per satu berjalan ke depan untuk menerima tanda kelulusan.…
Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, MH mengatakan jika, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memiliki kepedulian besar terhadap…