Categories: METROPOLIS

Ringankan Biaya Pendidikan, Walikota Keluarkan Surat Edaran

Biaya Pendaftaran dan Les Tambahan di Sekolah Negeri Digratiskan

JAYAPURA-Untuk meringankan beban biaya orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah negeri, Walikota Jayapura Abisai Rollo mengeluarkan Surat Edaran (SE)  Nomor  420/0722 tentang pembebebasan biaya Pendidikan di Kota Jayapura

Surat Edaran yang ditandatangani oleh Wali Kota, Abisai Rollo tersebut dikeluarkan pada, 16 April 2025 yang ditujukan kepada Kepala Sekolah SD Negeri/lnpres, Kepala Sekolah SMP Negeri dan Kepala Sekolah SMA/SMK Negeri Se-Kota Jayapura

Kebijakan ini sebagai langkah dalam mewujudkan Visi Misi Pemerintah Kota Jayapura Tahun 2025-2030 dalam peningkatan akses Kesehatan dan kualitas Pendidikan untuk Sumber Daya Manusia yang unggul di Kota Jayapura. Karena itu, Wali kota  Abisai Rollo mengeluarkan suatu kebijakan yang sangat strategis.

Dimana dalam surat edaran tersebut ada 11 poin yang perlu diperhatikan diantaranya, untuk SD Negeri/lnpres, SMP Negeri dan SMA Negeri/SMK Negeri di Kota Jayapura tidak diperkenankan untuk memungut biaya pendaftaran bagi siswa baru dan biaya pendaftaran ulang bagi siswa yang naik kelas.

Kedua, untuk sekolah swasta diharapkan mengalokasikan/menerima paling sedikit 10% dari kuota siswa baru dan bebas biaya pendaftaran bagi yang kurang mampu.

Ketiga, semua sekolah mulai dari SD Negeri, SMP Negeri, dan SMA/SMK Negeri tidak menahan ijazah bagi siswa/siswi yang telah dinyatakan lulus/tamat dengan alasan apapun dan ijazah yang ditahan dikembalikan kepada orang tua.

Keempat, selama tahun ajaran baru, sekolah tidak diperkenankan menjual buku teks Pelajaran.

Kelima, pada saat pelaksanaan ujian sekolah tidak dipungut biaya apapun.

Keenam, pelaksanaan perpisahan kelulusan siswa dengan sekolah dilaksanakan di sekolah secara sederhana tanpa adanya beban pungutan bagi siswa.

Ketujuh, sekolah yang terbukti melakukan pungutan liar atau tidak sesuai kebijakan ini akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kedelapan, menghilangkan kegiatan yang tidak berhubungan dengan nilai dan prestasi siswa.

Selain itu, dalam surat edaran Walikota ini juga menyebut, seragam dan perlengkapan sekolah disiapkan oleh orang tua siswa. Jam Pelajaran Tambahan diberlakukan maksimal 2 jam di luar jam sekolah tanpa pungutan biaya oleh guru.  Komite sekolah dan panitia sekolah diharapkan sensitif dalam mengambil keputusan dengan melihat ketimpangan ekonomi masyarakat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Jembatan Putus, 7 Orang Tewas Tenggelam

Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…

11 hours ago

Kejari Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara Inkracht

Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…

12 hours ago

Jumlah penduduk Provinsi Papua Capai 1,074 juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…

12 hours ago

Turun ke Lokasi Kebakaran, ABR Pastikan Penanganan Darurat Terpenuhi

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…

13 hours ago

Rupiah Bakal Perkasa Lagi! Bos BI Siapkan 7 Jurus Maut

Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…

13 hours ago

Cegah Bullying dan Rasisme, Sekolah Harus Jadi Tempat Ramah Anak

Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…

14 hours ago