

Caleg Juga Harus Terima Keputusan Siap Kalah
JAYAPURA- Pemilu telah usai, namun untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM.,mengingatkan kepada semua masyarakat dan Caleg, supaya tetap menahan diri, dan sabar, jangan sampai terprovokasi atau terhasut kabar Hoax, oleh pemberitaan yang muncul di Media sosial (Medsos), soal hasil Pemilu.
“Masyarakat tetap bersabar diri, jangan mudah terhasut dan terpancing di Medsos tentang siap yang menang dalam Pemilu, tetap kita percayakan apapun hasilnya kepada pihak penyelenggara yakni KPU, setelah dilakukan pleno siapa yang menang mendapatkan suara terbanyak dalam Pemilu 2019,’’ungkap Wali Kota Tomi Mano, Sabtu (20/4) lalu.
Dijelaskan, supaya tidak timbul opini yang menyesatkan, terkat hasil Pemilu 2019, diharapkan masyarakat tetap bijak dan santun, setiap kali melihat info yang beredar baik dari Medsos maupun orang sekitar, untuk tidak ditelan mentah-mentah, karena final keputusan siapa yang menang belum resmi dikeluarkan oleh KPU.
Sehingga, jika telah mendapatkan info tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, diharapkan tetap bersabar, jangan malah ikut menyebarkan ke Medsos atau masyarakat lainnya, karena ini bisa menimbulkan provokasi atau gesekan.
“Kita masyarakat Kota Jayapura sudah cerdas, pintar, mana informasi yang bisa dipertanggung jawabkan, mana yang tidak, sehingga kita harus bisa memilah dan memilih mana yang bisa dikonsumsi untuk publim, dengan mana yang tidak,’’tegasnya.
Wali Kota juga mengajak, masyarakat Kota Jayapura untuk kembali bersatu, membangun Kota Jayapura, jauhkan perbedaan atau pandangan, karena Pemilu sudah selesai tidak boleh lagi ada mobilisasi atau hasutan-hasutan seperti dalam kampanye.
Dan diminta juga bagi semua Caleg, ikut bisa menerima keputusan siap menang siap kalah, jangan justru membuat euphoria yang berlebihan, karena ini tidak baik dan merugikan banyak masyarakat. “Kota Jayapura sudah aman, nyaman dan damai, jangan ada oknum yang sengaja membuat resah warga, dengan melakukan euforia yang berlebihan pasca Pemilu,’’tandasnya.(dil/wen)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…