

Papan peringatan bagi pengguna jalan yang dipasang di jalan dua arah di Jembatan Youtefa, Kamis (19/9) (foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Jayapura lakukan pemasangan rambu rambu peringatan di Jembatan Youtefa. Hal ini untuk memberikan tanda kepada pengguna jalan terkait kondisi ruas jalan di ujung jembatan yang mengalami penurunan.
Rambu rambu peringatan itu dipasang di dua arah, baik dari arah Hamadi maupun Holtekamp yang bertuliskan “Kurangi Kecepatan Sekarang”.
“Rambu-rambu peringatan terkait dengan ruas jalan yang mengalami penurunan di Jembatan Youtefa sudah kami pasang di dua arah, baik itu dari arah Hamadi maupun dari arah Holtekamp,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Jayapura, Muhammad Ferdi Darwis saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (19/9).
Dengan dipasangnya rambu rambu peringatan tersebut, Ferdi berharap bisa dibaca oleh masyarakat terutama pengendara agar bisa mempersiapkan pengurangan kecepatan kendaraan sebelum memasuki areal yang menjadi turunnya jalan itu.
“Dengan pemasangan rambu-rambu peringatan ini masyarakat lebih brhati hati, kurangi kecepatan sebelum memasuki jalan yang mengalami penurunan,” imbaunya.
Sementara itu, untuk perbaikannya, kata Ferdi, sudah diusulkan penganggarannya tahun 2025 untuk dapat ditangani. “Jika anggarannya sudah ada langsung dilakukan proses pengerjaannya,” ucapnya.
Untuk proses perbaikannya nanti, dimana aspal yang ada dibongkar kemudian tanah dasar/lapis pondasi diperbaiki. Levelnya dinaikkan agar jalan tersebut kembali rata setelah itu diaspal kembali.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…